Kementerian PKP Sasar 50 Ribu Rumah Tidak Layak Huni untuk BSPS di Malut
Jumat, 14 Nov 2025, 08:37 WIBJAKARTA â Pemerintah menyasar 50 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Maluku Utara untuk menjadi penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
âKami di Maluku Utara ada sekitar 50 ribu rumah tidak layak huni. Jadi, hari ini kami datang juga untuk berkonsultasi tentang program apa dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang bisa turun di Maluku Utara,â kata Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Kamis malam (13/11).
Sherly pun mengaku juga mencari informasi soal cara mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu penyediaan rumah bagi masyarakat.
Dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana merelokasi rumah-rumah panggung dari atas laut ke daratan, di mana program ini didukung oleh dana CSR dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan akan terus meningkatkan realisasi program BSPS di Maluku Utara. Saat ini, pihaknya berkonsultasi secara aktif dengan berbagai pihak agar bisa mewujudkan target program tersebut.
Menteri Maruarar atau yang biasa disapa Ara, menyebut target penerima BSPS meningkat signifikan pada tahun depan, dari target 45 ribu unit pada tahun ini menjadi 400 ribu unit.
âTahun 2026 meningkat luar biasa, sekitar 8 kali lipat,â ujarnya.
Untuk merenovasi 400 ribu unit rumah itu, kementerian yang dipimpin oleh Ara ini menerima alokasi anggaran sebesar Rp8,9 triliun untuk menjalankan program BSPS.
Anggaran itu melonjak 773,5 persen dari anggaran tahun ini sebesar Rp1,02 triliun.
Peningkatan tersebut sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan hasil diskusi dengan pimpinan serta anggota Komisi V DPR agar lebih memprioritaskan program untuk masyarakat dan juga berdampak bagi peningkatan lapangan kerja.
Adapun program BSPS adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang tidak layak huni. Dengan adanya rumah yang layak huni diharapkan masyarakat khususnya mereka yang berpenghasilan rendah bisa lebih sejahtera dan hidup sehat bersama keluarganya.
- Kementerian PKP
- Gubernur Malut Sherly Tjoanda
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Remaja yang Hanyut di Sungai Pangkal Titi Sumut Dievakuasi Tim SAR Gabungan
-
Mengenal St Kitts dan Nevis, Lawan Indonesia pada FIFA Series 2026
-
Jam Operasional Padel Segera Diatur Gubernur Pramono agar Tak Ganggu Masyarakat
-
Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
-
Tahun 2026, Kementerian PKP Tata 25 Kawasan Kumuh dan Perbaiki 556 Rumah di Samosir
-
Intervensi Darurat, IEA Perintahkan Pelepasan Cadangan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah untuk Redam Dampak Perang Iran
-
Akhirnya! Pelaku Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala Tertangkap, Ditemukan Senjata Laras Panjang dan Sejumlah Amunisi Peluru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.