Bupati Purwakarta Meminta Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Anak Disabilitas

Jumat, 14 Nov 2025, 07:45 WIB

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzen, meminta pihak kepolisian mengungkap kasus penganiayaan terhadap salah seorang warganya yang merupakan anak disabilitas di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Peristiwa penganiayaan terhadap Rido (anak disabilitas) terjadi di Karawang, jadi kasusnya ditangani Polres Karawang. Kami berharap kasusnya diusut tuntas," kata Bupati di Purwakarta, Jumat (14/11).

Ket. Foto: Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. — Sumber: ANTARA

Rido  menjadi korban penganiayaan di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan pada 5 November 2025. Ia dipukuli massa karena disangka melakukan pencurian di salah satu rumah warga di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

Selanjutnya korban dievakuasi petugas Polsek Cilamaya ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang, guna mendapatkan penanganan intensif. Kemudian, karena kondisinya sangat parah, atas permintaan pihak keluarga, Rido dipindahkan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Sejak awal masuk rumah sakit, Rido tidak sadarkan diri, mengalami koma selama lebih dari sepekan, hingga akhirnya meninggal dunia beberapa hari setelah menjalani operasi di bagian kepala.

Binzein mengatakan, sejak awal kejadian, Pemkab Purwakarta terus memberikan pendampingan kepada korban beserta keluarganya, termasuk menanggung seluruh biaya rumah sakit.

Sementara itu, Polres Karawang mengungkapkan penanganan kasus penganiayaan anak disabilitas di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat telah memasuki tahap penyelidikan.

"Saat ini kita masih terus melakukan penyidikan dan memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan pihak keluarga korban dan mengumpulkan bukti-bukti yang terkait dengan kasus penganiayaan tersebut.

"Kita akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku," katanya. 

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Solok Bikin Gebrakan! Pemkab Raih Tiga Besar TPAKD Sumbar Berkat Inovasi

Peringatan Tegas Polres Tapsel: Personel yang Terlibat Judi Online Bakal Ditindak

Ketua DPD Terima Kunjungan Senator Rusia, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Raker Banggar DPR dan Kemenkeu Bahas LKPP Tahun Anggaran 2025

Alarm Karhutla Berbunyi! BPBD Deteksi 49 Titik Panas di Gorontalo

Misteri Kebakaran TPSA Ciniru Mulai Terungkap, Polres Kuningan Lakukan Penyelidikan

Inovatif! Langkah Nyata Jaga Lingkungan, Universitas Negeri Makassar Bantu Olah Sampah Plastik

Mana yang Lebih Sehat, Garam Himalaya atau Garam Laut? Ini Jawabannya!

Pelatih Carrick Bongkar Alasan Manchester United Tak Diuntungkan Hadapi Lawan Tim Promosi

Transfer Pemain yang Mengejutkan! Barcelona Resmi Datangkan Joao Cancelo dari Al Hilal

Polisi Selidiki Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan, Diduga Ada Unsur Kesengajaan?

Rapat Bersama Mitra Kerja, Komisi V DPR Bahas Laporan LKPP Tahun Anggaran 2025

Kabar Baik! 1.800 KK di Sumur Batu Terima Bantuan Beras Tahap Kedua

Cegah Kebakaran Hutan Lindung Bangka Meluas, Manggala Agni Berjibaku di Lokasi

Jangan Sampai Punah! Dekranasda Malinau Dorong Pelestarian Budaya Lewat Membatik

OAP Papua Pegunungan Siap Naik Kelas! Pemprov Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif

Gara-gara Robert De Niro, Bintang Mission: Impossible Michelle Monaghan Kembali ke Indonesia untuk Bertemu Komodo

Langkah Nyata Lawan Narkoba, Gubernur Kalteng Dapat Penghargaan Kepala BNN RI

Narkoba Makin Mengancam, BNN Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perang Bersama

Penyelam Temukan Retakan Raksasa di Dasar Laut Flores Usai Gempa M7,7 - Terumbu Karang Rusak

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.