Dhinda dan Gregoria Lolos ke 16 Besar Kumamoto Masters Jepang

Kamis, 13 Nov 2025, 02:02 WIB

JAKARTA  – Dua tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Gregoria Mariska Tunjung, melangkah ke babak 16 besar Kumamoto Masters Japan 2025. Keduanya memastikan kemenangan dalam laga sengit babak 32 besar yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Rabu (12/11).

Tampil untuk pertama kalinya di turnamen BWF World Tour Super 500, Dhinda membuat kejutan besar. Pebulu tangkis berusia 19 tahun asal Bali itu menyingkirkan unggulan keenam asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan, lewat pertarungan tiga gim 21-15, 13-21, 23-21.

Ket. Foto: semoga bisa mempertahankan juara — Sumber: ist

Kemenangan ini terasa istimewa mengingat peringkat Dhinda yang masih berada di posisi ke-92 dunia, jauh di bawah Busanan yang menempati peringkat 16. PBSI pun memuji perjuangan Dhinda lewat unggahan di media social, “Perjuangan pantang menyerah Dhinda mengantarkannya menang atas unggulan keenam asal Thailand. Keren Dhinda.”

Usai pertandingan, Dhinda mengaku berusaha menjaga fokus dan bermain lebih sabar menghadapi kondisi lapangan yang berangin. “Melawan Busanan yang merupakan pemain senior, saya coba meyakinkan diri untuk bisa menang. Beberapa pukulan tidak pas karena angina. Jadi, saya berusaha hati-hati agar tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Dhinda dalam keterangan resmi PP PBSI.

Kemenangan di Kumamoto menjadi lanjutan performa impresif Dhinda setelah pekan lalu menembus semifinal Korea Masters 2025 (Super 300). Dengan jadwal padat, ia kini fokus pada pemulihan fisik jelang babak berikutnya. “Fokus saya sekarang bagaimana recovery maksimal, jaga pola makan dan istirahat cukup,” katanya.

Di babak 16 besar, Dhinda akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Asuka Takahashi yang menyingkirkan Pai Yu Po (Taiwan) 18-21, 21-12, 21-13. Langkah Dhinda diikuti Gregoria Mariska Tunjung. Unggulan keempat ini menaklukkan pemain Taiwan, Hung Yi-Ting, juga melalui pertarungan tiga gim 17-21, 21-9, 21-18. Setelah kehilangan gim pertama, Gregoria bangkit dengan permainan lebih agresif dan terukur.

“Sempat kesulitan di gim pertama, tapi saya bersyukur bisa bangkit. Dua turnamen sebelumnya saya selalu kalah di babak pertama, jadi kemenangan ini sangat berarti. Semoga besok permainan saya bisa lebih baik,” ujar Gregoria. Di babak berikutnya, Gregoria akan menantang wakil tuan rumah, Hina Akechi, yang menyingkirkan rekan senegaranya Natsuki Nidaira 21-18, 21-8.

Dari sektor tunggal putra, langkah Moh Zaki Ubaidillah terhenti di tangan wakil Thailand, Teeraratsakul, usai kalah 21-17, 19-21, 6-21. Luka robek di jari tangan membuat performanya terganggu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.