Menkes: Pemerintah Targetkan Penurunan Angka Stunting Jadi 14 Persen
Rabu, 12 Nov 2025, 18:40 WIBJAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, menegaskan pencegahan dan percepatan penurunan stunting tetap menjadi prioritas nasional. Menurut dia, pemerintah mentargetkan angka stunting di Indonesia turun menjadi 14 persen pada tahun 2029.
"Saat ini prevalensi stunting sudah di bawah 20 persen," ujar dia pada Rakornas Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu (12/11). Sehingga, pada 2029 ditargetkan turun ke posisi 14 persen.
Menkes menjelaskan stunting merupakan masalah gizi kronis yang menyebabkan berat dan tinggi badan anak di bawah normal. Untuk menurunkannya, pemerintah menjalankan program bidang kesehatan maupun di luar sektor kesehatan.
"Contohnya, imbauan untuk tidak menikah dini serta menjaga kebersihan air dan lingkungan," ujar dia.
Sedangkan penanganan di bidang kesehatan misalnya penanganan ibu hamil dengan asupan gizi yang cukup.
Hal ini untuk mencegah bayi lahir dalam keadaan stunting. "Masalahnya bukan pada bayinya tetapi pada ibunya," ucap dia.
Penanganan kesehatan berikutnya adalah intervensi pada balita. Khususnya pada usia 12â24 bulan, ketika anak mulai beralih dari ASI eksklusif kepada makanan tambahan.
"Sesudah selesai ASI dia harus dikasih makanan tambahan," ujar dia.
Menkes menegaskan ini sangat penting karena kenaikan stunting paling banyak terjadi pada periode tersebut. ils/I-1
- Menkes
- Stunting
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro
-
Daftar Susunan Pemain Jerman Vs Curacao: Ujian Der Panzer Hadapi sang Debutan The Blue Wave
-
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia
-
Sumedang Terus Perkuat Produktivitas Pertanian, meski Telah Surplus Beras
-
Wamendag Pacu Perluasan Akses Pasar Global Produk Halal di Indonesia
-
Pemerintah tetapkan tenor rumah subsidi hingga 40 tahun
-
Hoaks Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Minta Warga Nahdliyin Jangan Mudah Terprovokasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.