Tren Positif Masih Lanjut, 10 November 2025

Senin, 10 Nov 2025, 08:45 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan tren positif pada awal pekan ini. Se­iring absennya rilis data ekonomi dunia, pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sejumlah sentimen dari dalam negeri. 

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda melihat investor terus mencermati sejumlah data ekonomi domestik, seperti Indeks Keya­kinan Konsumer (IKK) Indonesia, dan penjualan ritel Indonesia, penjualan mo­bil Indonesia. Selain itu, lanjutnya, pasar merespons sejumlah emiten yang masuk ke dalam rebal­ancing MSCI November 2025.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Reza memproyeksikan IHSG dalam perda­gangan, Senin (10/11), bergerak menguat dengan support di 8.350 dan resistance di 8.500.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/11) sore, ditutup menguat 57,53 atau 0,69 persen ke po­sisi 8.394,59 seiring dengan meningkatnya likuiditas di pa­sar domestik. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,85 poin atau 0,69 persen ke posisi 853,50.

“Kenaikan indeks antara lain disebabkan oleh me­ningkatnya likuiditas di pasar domestik, data cadangan de­visa Oktober 2025 yang lebih baik dari bulan sebelumnya, serta penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajian­nya di Jakarta.

Dari dalam negeri, data cadangan devisa Indonesia me­ningkat menjadi 149,9 miliar dollar Amerika Serikat (AS) pada Oktober 2025 dari senilai 148,7 miliar dollar AS, ter­utama disebabkan oleh penerbitan obligasi pemerintah, penerimaan pajak dan jasa, di tengah upaya BI untuk men­stabilkan nilai tukar Rupiah.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.