- Home
-
- Luar Negeri
-
- Roket Komersial CERES-1 Ga...
Roket Komersial CERES-1 Gagal Luncurkan Tiga Satelit Tiongkok ke Orbit
Senin, 10 Nov 2025, 22:50 WIBJAKARTA, KORAN-JAKARTA.COM -Â Upaya peluncuran satelit terbaru Tiongkok kembali menghadapi hambatan.
Misi yang menggunakan roket pembawa komersial CERES-1 mengalami kegagalan tak lama setelah lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan, wilayah barat laut Tiongkok, pada Senin siang.
Roket yang diluncurkan pada pukul 12.02 waktu Beijing (11.02 WIB) itu sejatinya ditugaskan untuk mengantarkan tiga satelit, yakni JXGF-04C dan dua satelit pendamping lainnya, menuju orbit yang telah ditentukan. Namun, tak lama setelah mengudara, roket tersebut mengalami anomali selama fase penerbangan, sehingga seluruh muatan gagal mencapai orbit.
Pihak terkait hingga kini masih melakukan analisis dan penyelidikan mendalam untuk menentukan penyebab pasti dari kegagalan ini. Lembaga antariksa Tiongkok belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai tahap penerbangan yang bermasalah, maupun kondisi sisa roket dan muatannya setelah kejadian.
CERES-1 sendiri merupakan salah satu roket peluncur ringan yang dikembangkan oleh perusahaan swasta Tiongkok, Galactic Energy, sebagai bagian dari upaya negara tersebut memperluas sektor antariksa komersial. Sejak debutnya pada tahun 2020, CERES-1 telah melakukan sejumlah misi peluncuran untuk mengantarkan satelit komunikasi, observasi, dan penelitian milik berbagai institusi.
Kegagalan ini menjadi catatan penting dalam perjalanan industri antariksa komersial Tiongkok yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan pesat. Pemerintah Tiongkok sendiri terus mendorong kolaborasi antara lembaga negara dan perusahaan swasta demi memperkuat posisi mereka dalam perlombaan teknologi ruang angkasa global.
Meski demikian, insiden kali ini menjadi pengingat bahwa teknologi peluncuran satelit tetap sarat risiko, dan setiap kegagalan membawa pelajaran baru bagi pengembangan sistem roket di masa mendatang.
Redaktur: Muhammad Ihsan Karim
Penulis: Muhammad Ihsan Karim
Berita Terkait:
-
Menekraf: Konten bisa Buka Akses Pasar bagi Pelaku Usaha Ekonomi Digital
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Edukasi Gigi dan Mulut di Sekolah, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Sejak Dini
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Semarang Duduki Peringkat Tiga Kota Paling Toleran se-Indonesia 2025
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.