Luar Biasa! Kirab Merah Putih 1.945 Meter Penuhi Semarang di Hari Pahlawan
Senin, 10 Nov 2025, 16:58 WIBSEMARANG - Kirab Merah Putih dengan bentangan bendera sepanjang 1.945 meter mewarnai peringatan Hari Pahlawan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin.
Ribuan warga dari berbagai elemen turut mengarak bendera raksasa itu dari Balai Kota menuju Simpang Lima sebagai simbol persatuan dan penghormatan kepada para pejuang bangsa.
Diawali dari Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda, Semarang, arak-arakan kirab bergerak menuju Lapangan Simpang Lima.
Tampak ribuan peserta dari berbagai elemen mengikuti Kirab Merah Putih dengan bendera yang panjangnya melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia.
Di antara kibaran bendera itu, berdiri gagah simbol burung garuda dengan lambang Pancasila setinggi lima meter yang menjadi pusat perhatian warga dan peserta kirab.
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang turut hadir menekankan pentingnya kebersamaan dalam melanjutkan cita-cita bangsa.
Menurut dia, semangat gotong royong dan persatuan menjadi kunci agar pembangunan di segala bidang berjalan optimal.
"Dalam setiap tahap pembangunan, kita harus bersatu agar tidak ada satu pun lapisan masyarakat yang tertinggal dalam menikmati hasil kemakmuran," katanya.
Ia mengatakan bahwa periode lima tahun pertama pemerintahan saat ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan bangsa yang kuat, sejahtera, dan berdaulat.
"Kita harus melanjutkan perjuangan para pahlawan, bukan hanya dengan bendera yang berkibar, tetapi juga dengan jiwa nasionalisme yang hidup dalam tindakan nyata," katanya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang Budi Prakosa mengatakan bahwa Kirab Merah Putih itu merupakan upaya untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan.
"Kirab ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang dan pendahulu yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. Kita ingin generasi muda terus mengingat dan meneladani semangat juang mereka," katanya.
Pemkot Semarang berencana menjadikan Kirab Merah Putih sebagai agenda tahunan karena peringatan semacam itu penting agar nilai perjuangan dan cinta tanah air terus hidup di tengah masyarakat.
"Kalau kegiatan seperti ini tidak kita adakan, dikhawatirkan generasi berikutnya akan semakin jauh dari makna perjuangan dan pengorbanan pahlawan," katanya.
Di Lapangan Simpang Lima, para peserta kirab mengakhiri kegiatan dengan memanjatkan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur.
- jawa tengah
- semarang
- kirab merah putih
- hari pahlawan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Hari Guru Nasional Jatuh 25 November, Ini Link Twibon Ucapan Selamat HGN 2025
-
Polisi Dalami Keaslian Pelat Dinas Mobil yang Tabrakan Beruntun di Jaktim
-
BPBD: 19,8 Hektare Lahan Terbakar di Aceh Barat Akibat Suhu Panas Ekstrem
-
KCIC Hadirkan Promo Spesial Peringati Hari Pahlawan
-
Mengejutkan! Kasus Bunuh Diri di Indonesia Naik, Jawa Tengah Catat Kasus Terbanyak!
-
Bundesliga Jerman: Bayern Tahan Imbang Leverkusen 1-1 Meski Bermain dengan Sembilan Orang
-
Target pemenuhan SPPG MBG di Jawa Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.