Dinas Pendidikan Manggarai Barat Terapkan Kurikulum Muatan Lokal untuk Dekatkan Siswa pada Budaya

Minggu, 09 Nov 2025, 08:17 WIB

LABUAN BAJO - Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Yohanes Hani menyatakan penerapan kurikulum dengan muatan lokal semakin mendekatkan siswa tingkat SD-SMP dengan kebudayaan Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Konten dalam muatan lokal ini terkait dengan budaya dan kebersihan lingkungan," katanya dihubungi di Labuan Bajo, Minggu (9/11).

Ket. Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Yohanes Hani — Sumber: antara foto

Hani menambahkan penerapan muatan lokal bagi para siswa tingkat SD-SMP di daerah itu diatur dalam Peraturan Bupati Manggarai Barat Nomor 40 Tahun 2024 tentang Kurikulum Muatan Lokal Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

Peraturan bupati yang diluncurkan pada 2 Agustus 2024 itu mengatur tentang kurikulum muatan lokal untuk jenjang SD-SMP dan mencakup materi yang berkaitan dengan Pendidikan Sadar Wisata Budaya Daerah.

"Muatan lokal dalam Kurikulum 2013 (K13) ada dua hal bisa masuk melalui mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Manggarai Barat mengambilnya menjadi sebuah mata pelajaran khusus, sudah ada silabusnya," kata Hani.

Kurikulum muatan lokal bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan mengenalkan lingkungan alam, sosial, dan budaya daerah bagi siswa sekaligus melestarikan serta mengembangkan keunggulan dan kearifan daerah sebagai muatan lokal.

"Manggarai Barat ini merupakan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP), bayangkan sebagai daerah pariwisata itu arus globalisasi masuk dan kita tidak punya ketahanan budaya, jadi budaya sebagai benteng," kata Hani.

Dalam peraturan bupati tersebut, lanjut dia, muatan lokal pendidikan sadar wisata budaya daerah diajarkan selama dua jam bagi siswa SD-SMP. Para siswa diajarkan tentang bahasa lokal Manggarai, berbagai tarian, atraksi Caci hingga kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan.

"Kami saat ini mengupayakan jam mata pelajaran muatan lokal ini ke data pokok pendidikan (Dapodik), sehingga diakui jamnya untuk jam sertifikasi guru," kata Hani.

Hani menjelaskan sejumlah SD-SMP di Labuan Bajo telah menerapkan kurikulum muatan lokal bagi para siswa. Ia menyebut dalam berbagai kesempatan di sekolah maupun kegiatan resmi, terlihat para siswa dapat tampil sebagai penutur dalam bahasa Manggarai serta mementaskan atraksi Caci dan tarian khas Manggarai.

Sebelumnya, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng menyatakan kurikulum muatan lokal untuk jenjang SD-SMP yang mencakup materi pendidikan sadar wisata budaya daerah harus diintegrasikan secara maksimal, baik dari tingkat SD maupun SMP karena Manggarai Barat yang beribukota Labuan Bajo merupakan DPSP.

"Kemajuan pariwisata ini bukan saja berdampak positif, tapi juga berdampak negatif, dampak negatif inilah yang mau kita antisipasi," katanya.

  • Dinas Pendidikan Manggarai Barat
  • Kurikulum Muatan Lokal

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.

Wali Kota Jayapura Lepas 27 Fish Apartment untuk Pulihkan Ekosistem Teluk Humboldt.

Bantuan Pemprov Kaltara Berbuah Hasil, Gubernur Hadiri Panen Perdana Telur Ayam Petelur.

Universitas Tadulako Susun Aturan Etika, Larangan Perilaku LGBT Masuk Regulasi Kampus

Dinsos: Karawang Jadi Daerah Tujuan Gelandangan, Pengemis, Pemulung, dan Pengamen dari Luar Daerah.

Universitas Tadulako Siapkan Regulasi Etika, Termasuk Larangan Perilaku LGBT.

Piala Presiden 2026 Libatkan 100 UMKM Lokal, Dorong Ekonomi di Bandung dan Surabaya

Spektakuler! Jazz Gunung Bromo 2026 Sulap Bromo Jadi Panggung Musik Kelas Dunia, Pariwisata Probolinggo Melesat

Sawah terdampak kekeringan di Banten

Heboh! Karawang Jadi Tujuan Gelandangan dan Pengemis dari Luar Daerah, Penghasilan Tembus Rp150 Ribu Sehari

Pemkab Bekasi Buka Pendaftaran Beasiswa Banpin 2026, Kuota 100 Mahasiswa dan Bantuan UKT Rp5 Juta

Keanu Reeves Akan Kembali sebagai John Wick Tiga Kali Lagi: Bagaimana Lionsgate Menghidupkannya Lagi setelah Mati di Chapter 4?

Russia Tarik Sistem Pertahanan Udara S-300/S-400 dari Pabrik Kapal Selam Nuklir, Severodvinsk Makin Rentan

Tayang Oktober, Guillermo del Toro Siapkan Pan's Labyrinth Versi 3D Tanpa AI: 'Kami Melindungi Warisan Seni'

Tiongkok Uji Terbang Prototipe Terbaru Jet Tempur Siluman Generasi Keenam

Mengenal "Ukraine Kill Zone", Zona Kematian yang Mengubah Wajah Peperangan Modern

Fenomena Bediding Selimuti Jawa Timur, Ini Lima Wilayah dengan Suhu Paling Dingin - Bromo Tembus 5 Derajat Celsius

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.