- Home
-
- Megapolitan
-
- Dugaan Bom di SMAN 72 Jak...
Dugaan Bom di SMAN 72 Jakarta Utara, TNI AL dan Polri Selidiki Kronologinya
Jumat, 07 Nov 2025, 16:32 WIBJAKARTAÂ - TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). Lokasi sekolah yang berada di dalam Kompleks TNI AL membuat proses pengamanan dilakukan secara ketat.
Ledakan dilaporkan terjadi saat jam istirahat siang bertepatan dengan kegiatan shalat Jumat di lingkungan sekolah. Peristiwa ini langsung memicu evakuasi siswa dan pengamanan menyeluruh terhadap area kejadian.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan proses penyelidikan terhadap kronologi ledakan terus berlangsung. TNI AL bersinergi dengan Polri dalam mengumpulkan bukti dan memastikan sumber kejadian dapat diungkap secepatnya.
"TNI AL beserta pihak Polri sampai dengan saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mencari tahu kronologi atau penyebab ledakan."
Ia menyebut ledakan diketahui pertama kali terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Informasi sementara masih terus dikumpulkan dari saksi dan perangkat keamanan sekolah.
Beberapa korban langsung dievakuasi oleh prajurit TNI AL ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis. Identitas lengkap korban dan tingkat luka-luka mereka masih didata otoritas terkait.
Dia menegaskan belum bisa memastikan jumlah keseluruhan korban luka atau kondisi yang paling parah. Pihaknya meminta publik menunggu data sahih dari lembaga yang menangani peristiwa tersebut.
"Terkait data atau informasi perkembangan selanjutnya akan disampaikan apa bila sudah ada data yang valid."
Hingga kini belum diumumkan berapa banyak personel tambahan yang akan dikerahkan untuk mempercepat penanganan TKP. Namun TNI AL memastikan semua prosedur pengamanan ledakan dijalankan secara maksimal.
Sementara itu, Polda Metro Jaya memperbarui informasi jumlah korban yang terdampak dalam insiden ini. Polisi mengonfirmasi puluhan siswa mengalami luka akibat ledakan tersebut.
"Data yang kita terima, 54 orang luka ringan dan sedang, bahkan ada yang sudah pulang,"
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri saat memberikan keterangan di RS Islam Cempaka Putih. Polisi memastikan penanganan medis dilakukan secepat mungkin bagi seluruh korban.
"Sementara itu dulu, nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut diinformasikan lagi,"
Polisi juga telah memberikan garis polisi (police line) untuk mengamankan area sekolah dari akses tidak berkepentingan. Proses sterilisasi oleh Tim Penjinak Bom (Gegana) dilakukan guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang bisa mencelakakan siswa maupun petugas.
Hingga sore ini penyidik masih menelusuri kemungkinan sumber ledakan berasal dari perangkat elektronik atau benda asing lain. Pemeriksaan instalasi dan barang di sekitar lokasi menjadi fokus analisis awal.
Ledakan yang terjadi di lingkungan pendidikan menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi para orang tua siswa. Banyak dari mereka mendatangi sekolah untuk memastikan kondisi anak masing-masing.
Petugas mengimbau masyarakat tidak panik dan mempercayakan semua proses investigasi kepada aparat keamanan. Seluruh informasi resmi akan disampaikan begitu pemeriksaan lapangan menunjukkan hasil yang valid.
Upaya pemulihan situasi terus dilakukan oleh otoritas keamanan di dalam dan sekitar sekolah. Aktivitas pembelajaran masih dihentikan sementara sampai semua area dinyatakan aman sepenuhnya.
Peristiwa ini juga memunculkan evaluasi terhadap sistem keamanan fasilitas sekolah, terutama yang berada di dalam kawasan militer. Pemerintah daerah diperkirakan akan segera mengeluarkan langkah tindak lanjut setelah proses investigasi berkembang.
Penyelidikan bersama TNI AL dan Polri masih berjalan dan diarahkan untuk mengungkap penyebab utama ledakan sesegera mungkin. Informasi lanjutan mengenai kondisi korban dan perkembangan teknis penyidikan akan terus diperbarui kepada publik.
- Polri
- TNI AL
- Gegana
- Bom
- Ancaman Bom
- SMAN 72 Jakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Polri Pindahkan 321 WNA Jaringan Judi Online ke Sejumlah Kantor Imigrasi
-
RKPD Parigi Moutong 2027 Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
-
3 Ton Timun Suri Jiput Dipasok Petani Pandeglang ke Jakarta saat Ramadan
-
Jepang Beri Subsidi BBM untuk Cegah Kenaikan Harga Imbas Konflik Timteng
-
Cegah Judol Merajalela, Polri Minta Perbankan Perketat Prosedur Pembukaan Rekening
-
Status Gunung Tambora Naik Jadi Waspada, Aktivitas Gempa Vulkanik Meningkat Tajam
-
Kekuatan Visual di Spotify, Rahasia Sukses Podcast Malaka dan In Her View
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.