Tim Observasi Keragaman Hayati ULM Temukan Pohon Langka Saninten di Lembah Bukit Manjai Kalsel

Jumat, 07 Nov 2025, 17:23 WIB

BANJARMASIN - Tim Observasi Keragaman Hayati Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menemukan pohon langka Saninten (Castanopsis argentea), sering disebut rambutan hutan di Taman Biodiversitas hutan hujan tropis di lembah bukit Manjai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Saninten adalah pohon asli Indonesia yang keberadaannya hampir punah, bahkan sebagian daerah bisa dinyatakan punah secara lokal," kata Ketua Tim Observasi Keragaman Hayati Luthfiana Nurtamara, M.Pd di Banjarmasin, Jumat (7/11).  

Ket. Foto: Tim Observasi Hayati ULM temukan pohon langka Saninten. — Sumber: antara foto

Luthfiana mengungkapkan Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan saninten ke dalam daftar merah dengan status Endangered Species atau terancam punah di alam. 

Dosen botani jurusan Pendidikan Biologi ULM inipun mengaku bersyukur saninten akhirnya bisa ditemukan di Taman Biodiversitas dan pihaknya berkomitmen untuk menjaga kelestariannya di alam. 

Sementara Dr. Amalia Rezeki, Biologist Conservation dari ULM yang juga founder Taman Biodiversitas hutan hujan tropis lembah bukit Manjai merasa senang atas ditemukannya keberadaan pohon langka seperti pohon saninten di lokasi kawasan yang ia kelola sebagai pusat riset dan konservasi ekosistem hutan hujan tropis.

"Ini kabar gembira bagi kami, apalagi pohon tersebut termasuk langka dan dilindungi," ucapnya.

Amel, sebutan akrab Amalia Rezeki, mengatakan di dalam dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) telah ditetapkan 12 jenis pohon prioritas untuk dilakukan upaya konservasi, termasuk pohon saninten.

Berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi menyebutkan spesies Castanopsis argentea merupakan satu-satunya genus castanopsis yang dilindungi dalam skala nasional.

Saninten hanya berbuah dua tahun sekali. Kalaupun setiap tahun berbuah, biasanya berselang setahun buahnya kosong (Menlhk, 2018), sehingga anakan alami dari pohon ini sangat sulit ditemukan di alam.

Lebih lanjut Amel mengatakan, untuk menindak lanjuti temuan pohon langka saninten ini, pihaknya akan melakukan upaya konservasi dengan menjaga dan merawatnya serta melakukan upaya perbanyakan agar tetap terjaga dan lestari.

Amel menjelaskan pula pohon saninten ini dapat tumbuh tinggi mencapai 35-40 m. Memiliki batang berwarna hitam dengan bentuk silindris.

Daunnya berbentuk lancip memanjang dengan ukuran panjang 7-12 cm dan lebar 2-3,5 cm.

Habitat utamanya berada di hutan-hutan wilayah perbukitan dan pegunungan dengan ketinggian 150 hingga 1.750 di atas permukaan laut seperti di kawasan lembah bukit Manjai yang memiliki ketinggian 100-340 mdpl.

  • Pohon Langka Saninten
  • Tim Observasi Hayati ULM

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.