Pilihan Bagus, Serang Beri Jaminan Sosial kepada Ribuan Ketua Kelompok Tani
Jumat, 07 Nov 2025, 16:40 WIBSERANG - Bantuan subsidi iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan diberikan kepada 2.016 Ketua Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar di 29 kecamatan. Sayangnya, ini hanya berlaku untuk tiga bulan. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, Kamis, menyatakan Pemkab Serang mendukung penuh implementasi program perlindungan petani.
Langkah ini sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, dan mewujudkan swasembada pangan nasional. "Ini dalam rangka meningkatkan swasembada pangan yang merupakan program dari pemerintah pusat yakni Bapak kita Presiden Prabowo Subianto," kata Zakiyah di Kecamatan Pontang.
Bantuan iuran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang diberikan selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2025. Selanjutnya, ia meminta para ketua poktan untuk melanjutkan pembayaran iuran secara mandiri mulai Januari 2026.
âKita hanya bisa memberikan subsidi tiga bulan pertama, maka saya minta ke para petani untuk melanjutkan pembayaran iuran BPJS selanjutnya, karena ini penting. Sehingga kalau nanti ada kecelakaan kerja pertanian, itu bisa diklaim oleh BPJS Ketenagakerjaan,â terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo, mengatakan Pemkab Serang mengalokasikan dana APBD sebesar Rp101 juta untuk program ini sebagai bentuk penghargaan bagi para ketua poktan.
Ia menjelaskan, dari total 2.138 poktan, sebanyak 2.016 ketua yang aktif dan terverifikasi difasilitasi oleh program tersebut. "Dari jumlah kelompok tani 2.138, setelah kita seleksi ada yang sudah mandiri, ternyata ada yang sudah meninggal, ada yang sudah tidak aktif. Itu hanya sekitar 2.016 ini yang kita fasilitasi," jelasnya.
Adapun keuntungan yang didapat peserta, lanjut Suhardjo, di antaranya adalah klaim Jaminan Kematian atau Kecelakaan Kerja yang bisa mencapai Rp40 juta, ditambah beasiswa pendidikan untuk dua orang anak hingga jenjang sarjana. Pihaknya berharap, jika anggaran pada tahun 2026 memungkinkan, program ini dapat diperluas untuk pengurus inti poktan lainnya, seperti wakil ketua, bendahara, dan sekretaris. "Namun untuk petani nya secara keseluruhan kita tidak mengcover, karena jumlahnya sebanyak 16 ribu orang,â katanya.
- Bupati Serang
- BPJS Ketenagakerjaan
- Gapoktan Kota Probolinggo
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema.
-
Perkuat Kemandirian Ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Lintas Sektor Bekali Ahli Waris Wirausaha
-
BRIN Sebut Potensi Penemuan Spesies Baru di Indonesia Masih Sangat Besar.
-
Walkot Bandung Muhammad Farhan: Seleksi Kembali Dibuka, Tiga Lembaga Konservasi Jadi Calon Pengelola Bandung Zoo
-
Lagu "Dracula" Featuring Jennie BLACKPINK Masuk 5 Teratas Billboard Hot 100
-
Sekda Bone Bolango Motivasi Siswa Baru Raih Prestasi di Tahun Ajaran Baru.
-
Jepang Gelontorkan US$3 Miliar dari Dana Cadangan untuk Subsidi Tagihan Energi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.