Pakar: Strategi EBT Nasional Sudah Mengarah pada Transisi Energi Berkelanjutan

Jumat, 07 Nov 2025, 02:00 WIB

Jakarta - Pakar kebijakan publik atau Guru Besar Bidang Administrasi Pembangunan dan Reformasi Birokrasi Universitas Nusa Cendana (Undana) Nusa Tenggara Timur Prof. David B. W. Pandie memandang kebijakan energi baru dan terbarukan (EBT) pemerintah saat ini sudah ke arah yang benar.

Walaupun demikian, Prof. David mengatakan target Presiden Prabowo Subianto yang ambisius dan optimistis untuk mencapai swasembada energi dengan transisi energi hijau yang mendorong pemanfaatan EBT tetap perlu strategi yang tepat.

Ket. Foto: Pekerja melakukan perawatan rutin pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di wilayah kerja (WK) Rokan Duri, Bengkalis, Riau, Jumat (17/10). — Sumber: Antara

“Kebijakan pemerintah saat ini sudah ke arah yang benar, tetapi desain implementasi tahapannya perlu dikomunikasikan secara lebih jelas ke publik. Misalnya, apa yang dilakukan pada setiap tahap, atau apa indikator keberhasilannya,” ujarnya dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut dia mengatakan ada dua hal penting yang perlu diperhatikan untuk mendukung swasembada energi yang tengah dikejar oleh pemerintah tersebut.

Pertama, edukasi soal kondisi Indonesia saat ini yang tengah mengalami krisis akibat impor energi dan kebocoran subsidi energi, sehingga masyarakat bisa menggunakan energi dengan bijak, dan subsidi yang diberikan bisa tepat sasaran.

Kedua, menggalang kekuatan perguruan tinggi untuk gencar melakukan riset EBT agar membangun generasi yang peduli dan solider terhadap energi.

Selain itu, dia mengatakan pemahaman ilmu mengenai EBT sesuai kondisi lokal perlu diperkuat oleh pemerintah untuk mencapai swasembada energi.

“Teknologi juga tetap penting untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang lebih cepat. Kalau tidak, maka transisi akan lama dan tidak berujung,” katanya.

Sementara itu, pakar energi dari Undana NTT Prof. Fredrik Lukas Benu memandang diversifikasi energi menjadi kunci untuk mencapai target bauran EBT sebesar 19-23 persen pada 2030.

Oleh sebab itu, dia menyarankan pemerintah untuk dapat melirik daerah-daerah yang dapat menyuplai EBT nasional.

Salah satunya, kata dia, adalah NTT yang dinilai dapat menyuplai EBT daerah lain sebab memiliki sumber energi strategis berupa biomassa, energi surya, hingga angin.

“NTT diharapkan memberi suplai energi baru terbarukan untuk Bali, bahkan sudah ditawarkan juga untuk Jawa Timur,” katanya.

Diketahui, pada 22 September 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan rekor pertumbuhan bauran energi tertinggi, yakni sebesar 2 persen dalam satu tahun. Dengan demikian, angka bauran energi mencapai 16 persen.

Bauran EBT tersebut terdiri atas sektor ketenagalistrikan sebesar 8,13 persen, dan sektor non-kelistrikan sebanyak 7,87 persen dari bahan bakar nabati, biomassa, dan biogas.

Capaian tersebut disebut selaras dengan target yang ditetapkan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN), dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034.

Target bauran energi yang ditetapkan dalam RUKN dan RUPTL untuk tahun 2025 adalah sebesar 15,9 persen.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.