Kebakaran Hari Ini: 11 Kontrakan di Kebayoran Lama Ludes Dimakan Si Jago Merah, 90 Petugas Dikerahkan

Jumat, 07 Nov 2025, 17:15 WIB

JAKARTA - Kebakaran hebat menghanguskan deretan rumah kontrakan di Jalan Swadaya II, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). Peristiwa ini terjadi menjelang waktu salat Jumat dan sontak membuat warga panik berhamburan keluar rumah.

Objek yang terbakar merupakan 11 rumah kontrakan yang berada di pemukiman padat penduduk. Titik lokasi mudah dikenali karena berada di belakang SMP Tarakanita 3.

Ket. Foto: Petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api yang melahap belasan kontrakan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (7/11/2025). — Sumber: Koran Jakarta

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan langsung mengerahkan kekuatan penuh untuk mengendalikan api. Personel yang diturunkan berasal dari beberapa sektor guna mempercepat proses penanganan di lapangan.

"Sebanyak 90 personel dikerahkan untuk memadamkan api."

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal menyebutkan pihaknya mendapatkan laporan dari warga tidak lama setelah api mulai membesar. Waktu pemadaman menjadi aspek prioritas agar kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kronologi bermula sekitar pukul 11.40 WIB ketika seorang ibu berinisial H melihat api pertama kali menyala dari salah satu bagian kontrakan. Ia langsung meminta bantuan tetangga untuk mencoba memadamkan secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

Namun upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api cepat membesar. Masyarakat kemudian bergegas melaporkan kejadian ini melalui layanan darurat Gulkarmat.

Gulkarmat Jakarta Selatan menerima laporan kejadian pada pukul 11.58 WIB. Tanpa menunggu lama, mereka mengerahkan 20 unit pompa dan tujuh unit pendukung lainnya ke lokasi.

Kepadatan bangunan menjadi tantangan utama bagi petugas dalam menavigasi akses ke sumber api. Petugas harus membongkar beberapa bagian pagar dan melewati lorong sempit untuk menjangkau titik pemadaman.

Asap hitam terlihat membumbung tinggi dari area pemukiman sehingga mengganggu jarak pandang warga dan pengendara yang melintas. Polisi lalu lintas turut membantu rekayasa jalan untuk memastikan akses mobil pemadam tidak terhambat.

Upaya pemadaman berlangsung cukup intens karena api sempat menjalar ke beberapa bagian kontrakan secara cepat. Material bangunan yang didominasi kayu dan plafon mudah terbakar membuat api semakin cepat meluas.

Situasi kini dilaporkan mulai terkendali setelah kurang lebih 45 menit penanganan. Petugas berhasil melokalisir penyebaran api agar tidak menjalar ke lingkungan sekitar.

"Api dilokalisir pukul 12.25 WIB."

Meski api sudah terkendali, proses pendinginan belum bisa dilakukan sepenuhnya. Petugas masih memastikan seluruh bara api benar-benar padam dan tidak menyisakan potensi titik panas yang berisiko menimbulkan kebakaran ulang.

Belum ada informasi mengenai jumlah pasti korban luka maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini. Petugas sementara masih melakukan pendataan warga terdampak dan memeriksa kemungkinan adanya korban yang terjebak.

Warga sekitar sebagian besar memilih bertahan di jalan untuk mengawasi situasi sembari menunggu informasi lebih lanjut dari aparat. Tangis dan kecemasan tampak dari para penghuni kontrakan yang kehilangan tempat tinggal dalam hitungan menit.

Sejumlah ambulans juga disiagakan untuk memastikan evakuasi korban yang membutuhkan penanganan medis. Sementara kepolisian ikut berjaga mengamankan area dan menjaga barang berharga yang sempat diselamatkan warga.

Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan petugas. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun verifikasi masih harus dilakukan berdasarkan bukti di lapangan.

Kebakaran di permukiman padat seperti ini kembali menjadi pengingat pentingnya instalasi listrik yang aman dan pemeriksaan berkala oleh penghuni. Situasi darurat semacam ini kerap memakan korban bila penanganan dan kesiapsiagaan tidak berjalan baik.

Petugas memastikan informasi tambahan akan terus diperbarui seiring perkembangan di lokasi kejadian. Pemadaman total dan pendinginan diperkirakan masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.