BNN Gerebek Kampung Ambon, Puluhan Orang Diamankan dan Narkoba Disita

Jumat, 07 Nov 2025, 11:25 WIB

JAKARTA, KORAN-JAKARTA.COM -  Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis, dalam operasi pemberantasan peredaran narkoba di wilayah yang dikenal rawan tersebut.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI, Brigjen Roy Hadi Siahaan, mengatakan operasi ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNN bersama Bareskrim Polri untuk menindak tegas daerah yang kerap menjadi titik peredaran narkotika.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

“Kami sangat concern terhadap beberapa titik daerah rawan yang kita sinyalir sebagai kampung narkoba,” ujar Roy di Jakarta.

Dalam operasi kali ini, BNN belum berhasil menangkap bandar besar. Namun, Roy menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap tersangka utama yang diduga mengendalikan jaringan di kawasan tersebut.

“Hari ini kami coba mendapatkan tersangka, tapi belum ketemu. Kami tetap serius untuk mencarinya,” katanya.

Meski belum menemukan pelaku utama, BNN berhasil mengamankan puluhan orang yang kini tengah diperiksa intensif. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkoba.

“Saat ini ada puluhan orang yang ditangkap. Kita lakukan interogasi untuk memastikan apakah mereka bagian dari jaringan atau bukan,” ujar Roy.

Dari hasil penggerebekan, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa sabu, ganja, beberapa buku rekening, dan catatan transaksi narkoba.

“Ada sabu, ada ganja, kemudian beberapa buku rekening dan catatan transaksi narkoba,” jelasnya.

Roy menambahkan, hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap barang bukti yang ditemukan, sehingga total berat narkoba yang disita belum dapat dipastikan.

“Kita belum hitung, tapi saya lihat ada beberapa barang bukti di beberapa titik,” ucapnya.

Selain narkotika, tim gabungan juga menemukan dugaan senjata api jenis shotgun di lokasi. Temuan tersebut kini tengah diselidiki lebih lanjut bersama Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

“Diduga senpi, mungkin shotgun. Kita bersama Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan BNN bersinergi dalam operasi ini,” kata Roy.

Roy menegaskan bahwa fokus utama operasi tetap pada pemberantasan jaringan narkoba sesuai dengan kewenangan BNN.

“Sejauh ini fokus kami di narkoba, karena BNN memang memiliki tugas utama di bidang itu,” tegasnya.

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.