Menkomdigi: Tani Digital Dorong Era Baru Pertanian Indonesia
Kamis, 06 Nov 2025, 18:46 WIBJAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong transformasi pertanian menuju era teknologi. Program Tani Digital hadir untuk meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan petani melalui Internet of Things (IoT).
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan teknologi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
"IoT dan kecerdasan artifisial harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas," kata Meutya di Sragen, Rabu (5/11).
Salah satu inovasi yang digunakan adalah IoT Smart Precision Agriculture System buatan anak bangsa. Teknologi ini terbukti meningkatkan produktivitas, menekan biaya pupuk, dan menjaga lingkungan.
"Produktivitas naik, penggunaan pupuk turun sampai 50 persen. Bahkan, penurunan emisi karbon juga terjadi berkat teknologi ini," ucap dia.
Program Tani Digital melibatkan Kemkomdigi, Kementerian Pertanian, Pemkab Sragen, dan startup teknologi lokal. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis data dan inovasi.
Ia mengapresiasi startup lokal yang mampu memberi solusi konkret bagi petani.
"Kalau mau mewujudkan kedaulatan pangan, teknologinya juga harus berdaulat," ucap Meutya.
Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam KTT APEC 2025 di Korea Selatan. Presiden menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi modern untuk mencapai swasembada pangan.
Ia berharap teknologi pertanian modern makin luas dimanfaatkan di daerah.
"Kita ingin teknologi digunakan untuk prioritas Bapak Presiden," kata Meutya.
Petani Sragen, Tri Widodo, merasakan langsung manfaat alat digital Jinawi. Ia mencatat penghematan pupuk hingga 40 persen per hektare setelah memakai teknologi ini.
âSebelum pakai alat digital, saya gunakan pupuk 1,05 ton per hektare. Sekarang cukup 650 kilogram per hektare,â kata Tri Widodo.
Ia juga mengatakan, alat IoT memudahkan pemantauan kondisi tanah pertanian.
âSekarang saya bisa tahu kesehatan tanah dan kadar zat asamnya,â ujar dia.
Transformasi pertanian melalui Tani Digital membuat teknologi lebih membumi di pedesaan. Program ini menjadi bukti bahwa inovasi digital bisa bersahabat dengan petani. ils/I-1
- Menkomdigi
- Tani Digital
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Lisandro Martinez Belom Bisa Bermain saat Manchester United Bertemu Newcastle
-
Bank Himbara Harus Fokus Biayai Sektor Riil, Terutama Ekonomi Kerakyatan
-
Lewat Acara Trex World: The Little Explorer, Anak-Anak Diarahkan Suka Membaca Buku
-
Personel TMMD Lanjutkan Pengeboran Sumur Bor di Desa Maba
-
Pemprov Kaltara Pastikan Stok Beras Aman untuk Enam Bulan ke Depan
-
Menkomdigi sidak kantor Meta
-
Evaluasi Program, Badan Gizi Nasional Setop Sementara 1.512 SPPG di Jawa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.