Beda Luka, Beda Plester: Essity dan PABI Edukasi Masyarakat Pentingnya Perawatan Luka yang Tepat
Rabu, 05 Nov 2025, 20:45 WIBJAKARTA - Perawatan luka sering terabaikan oleh masyarakat. Berbagai penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perawatan luka masih tergolong sedang hingga rendah. Padahal pengetahuan dasar terkait luka dan perawatannya dapat mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) juga menyatakan bahwa perawatan luka merupakan isu kesehatan masyarakat global, dan menekankan pentingnya pendekatan inter-profesional yang berpusat pada pasien (patient-centered care).
Menurut dr. Heri Setyanto, Sp.B., FINACS, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI), edukasi publik tentang perawatan luka merupakan hal yang sangat penting karena masih banyak kesalahpahaman di masyarakat.
âBanyak orang masih menggunakan plester yang tidak sesuai dengan jenis luka, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lama dan risiko infeksi meningkat. Selain itu, masih ada anggapan bahwa luka sebaiknya dibiarkan terbuka agar cepat kering. Padahal, secara medis, luka yang ditutup dengan plester yang tepat justru sembuh lebih cepat dan lebih bersih,â jelas dr. Heri, dalam acara bernama âBeda Luka, Beda Plester,â di Jakarta pada hari Rabu (5/11).
Ia menambahkan, rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang perawatan luka dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingkat pendidikan, keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan yang terpercaya, serta minimnya kampanye publik mengenai cara perawatan luka yang benar.
âKarena itu, kami sangat mengapresiasi inisiatif Essity yang konsisten meningkatkan literasi dan kualitas perawatan luka di Indonesia. Upaya edukatif seperti ini sejalan dengan komitmen PABI dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan kulit dan luka, melalui kolaborasi yang sudah terjalin selama ini,â tutur dr. Heri.
dr. Heri lebih lanjut menjelaskan bahwa luka dapat diklasifikasikan berdasarkan adanya kerusakan atau tidaknya permukaan kulit (terbuka vs. tertutup), lamanya penyembuhan (akut vs. kronis), penyebabnya (seperti trauma, pembedahan, atau luka bakar), tingkat kontaminasi, serta kedalaman cedera. Setiap jenis luka ini memerlukan perawatan yang berbeda. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan guna mencegah infeksi luka.
 âUntuk mencegah infeksi luka, penting mempertahankan lingkungan yang bersih dan higienis: bersihkan luka dan area di sekitarnya dengan air matang (air yang sudah dimasak dan didinginkan) menggunakan plester yang tepat untuk melindungi luka agar kuman tidak masuk. Penting pula mempertahankan kelembaban agar pembentukan kulit baru tidak terganggu,â ungkapnya.
âPlester luka dengan medical-grade dapat membantu perawatan luka ringan dengan aman dan efektif. Untuk itulah memahami perawatan luka dasar dan akses kepada plester medical-grade menjadi penting untuk mencegah infeksi lanjutan yang dapat berdampak pada kualitas kesehatan jangka panjang,â tambahnya.
Tiga Varian Produk Perawatan Luka
Essity Indonesia, perusahaan global di bidang kesehatan dan kebersihan dengan misi Breaking Barriers to Well-being, memperkenalkan âBeda Luka, Beda Plester.â Kampanye edukatif ini bertujuan mengajak masyarakat Indonesia memahami bahwa setiap luka memiliki karakter dan kebutuhan plester yang berbeda.
Sebagai bagian dari kampanye ini, Essity juga secara resmi meluncurkan Leukoplast Red First Aid, plester luka inovatif berstandar medis (medical-grade) untuk kebutuhan perawatan luka ringan. Melalui produk ini masyarakat dapat melakukan perawatan luka dengan benar.
 âMelalui kampanye Beda Luka Beda Plester, kami ingin mengajak masyarakat lebih sadar pentingnya perawatan luka yang benar dan aman sesuai standar medis, namun bisa dilakukan sendiri di rumah. Untuk mendukung kampanye ini, kami hadirkan Leukoplast® Red First Aid dengan inovasi yang khusus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sebagai solusi perawatan luka ringan yang memberikan perlindungan komprehensif dan terpercaya bagi setiap keluarga,â kata Head of Marketing Essity for Central & East Asia, Joice Simanjuntak.
Sebagai solusi penanganan pertama luka ringan, selaras dengan semangat kampanye Beda Luka, Beda Plester, Leukoplast hadir dalam 3 varian yang dirancang untuk membantu perawatan luka ringan di berbagai lokasi luka, dengan kebutuhan berbeda, dimana setiap kemasan dilengkapi dengan informasi terkait jenis luka dan jenis plester yang sesuai:
Leukoplast Elastic â fleksibel, menempel kuat, dan sempurna di area tubuh yang sering bergerak seperti jari, buku tangan, siku, dan lutut. Leukoplast Aqua Pro â menjaga luka tetap terlindungi dari air, sambil memungkinkan kulit di sekitar luka tetap âbernapas.â Leukoplast Barrier â memberikan perlindungan ekstra dari mikroba, dan kontaminan luar, cocok untuk aktivitas outdoor yang rentan terpapar kotoran atau kontaminan.
Perluas Akses Edukasi, Perkuat Kolaborasi
Kampanye Beda Luka, Beda Plester diimplementasikan Essity dengan kolaborasi bersama tiga jaringan retail besar Guardian, Watsons, dan Apotek K-24 untuk membuka akses lebih luas terhadap edukasi dan produk perawatan luka modern bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Kampanye ini akan menjangkau 250 titik di tahun ini. Di setiap titik edukasi, pengunjung dapat belajar tahapan merawat luka mulai dari membersihkan luka, memilih plester yang tepat, dan melakukan perawatan lanjutan yang aman. Edukasi didukung dengan video singkat, materi visual, dan QR code untuk akses informasi digital.Â
âKami menyambut baik kolaborasi dengan Essity dalam edukasi perawatan luka di Indonesia. Di Guardian, konsumen tak hanya membeli produk, namun mendapatkan informasi tentang jenis luka dan cara perawatan yang tepat. Untuk memudahkan konsumen, kami telah menata display khusus di segmen perawatan luka, sehingga produk-produk yang lengkap dan berkualitas dapat ditemukan dengan mudah,â kata Senior Category Manager, Guardian Indonesia, Merry Delvia,
âInisiatif ini selaras dengan misi kami untuk menjadi mitra terpercaya dalam kesehatan dan kecantikan, dengan menyediakan produk berkualitas serta meningkatkan akses layanan kesehatan,â imbuhnya.
Sementara itu, Gesit Kuntadi, Commercial Director of K-24 Group menambahkan, melalui kampanye Beda Luka Beda Plester, pihaknya berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat akan perawatan luka.
Bekerja sama dengan Essity dan asosiasi perawatan luka, para apoteker mendapatkan pelatihan dan tersertifikasi CWCCA (Certified Wound Care Clinician Associate) yang nantinya mampu memberikan edukasi kepada masyarakat. Selain itu di apotik ini menyediakan  Woundcare Corner atau Pojok Perawatan Luka sebagai sarana edukasi yang interaktif.
Health Trading Controller, Watsons, Yullis Hewis, menuturkan, âKami berkolaborasi dengan Essity dalam program tanggung jawab sosial untuk perawatan luka pasien. Upaya ini dilakukan untuk memberikan akses plester medical-grade melalui Yayasan Jaga Ginjal Indonesia agar dapat melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah,â ucapnya.
Lebih lanjut, Essity juga membangun sinergi dengan organisasi medis profesional seperti PABI, Asosiasi Perawat Luka di Indonesia, dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) untuk menyelenggarakan pelatihan perawatan luka dasar yang disertai Satuan Kredit Profesi (SKP) bagi lebih dari 2.000 apoteker dan asisten apoteker di seluruh Indonesia.
 Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas apoteker dan asisten apoteker sebagai ujung tombak edukasi kesehatan, sehingga mereka dapat memberikan edukasi langsung dan terpercaya kepada masyarakat tentang praktik perawatan luka yang tepat.Â
âDengan menggabungkan kolaborasi dan edukasi, tentunya akan membawa dampak lebih besar. Harapannya, dengan memahami cara perawatan luka yang benar, masyarakat dapat mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan, dan melindungi kesehatan diri serta keluarga,â paparnya.
âKami menghadirkan solusi berbasis sains yang relevan, inovatif, mudah diakses, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat Indonesia melalui Leukoplast First Aid. Perawatan luka harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan penggunanya, baik untuk ibu, anak, pekerja aktif, maupun lansia,â lanjut Joice.Â
Ia mengungkapkan, pengalaman kesehatan profesional selama lebih dari 120 tahun, Leukoplast telah menjadi kepercayaan para tenaga medis di seluruh dunia akan kualitas dan keandalannya dalam perawatan luka.Â
- plester
- Perawatan Luka
- Essity
- Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Minnesota Timberwolves Bungkam Denver Nuggets 117-108
-
Ini penyebab longsor di Gunung Kuda Cirebon
-
Tingkatkan Daya Saing Industri Batik, Kemenperin Gencarkan Strategi Branding
-
Pemkab Bekasi Lantik 156 Pejabat Fungsional Pendidikan dan 3.700 Guru PPPK
-
Arus Libur Tahun Baru Islam: 47.586 Kendaraan Padati Tol MBZ Menuju Cikampek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.