Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Luapan Air DIlakukan Pemkot Tangerang

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Antisipasi Luapan Air DIlakukan Pemkot Tangerang Doc: ANTARA/HO-Dinas PUPR Kota Tangerang
Ket. Kegiatan normalisasi Kali Angke sebagai upaya mitigasi banjir di pemukiman warga Kota Tangerang, Banten.

Tangerang -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Provinsi Banten menyiapkan mitigasi sektoral dalam mengantisipasi luapan dan kebocoran turap di bantaran Kali Angke wilayah timur dan Kali Sabi wilayah barat terkait dengan antisipasi banjir musim hujan ini.

"Kami masih menekankan perhatian di sejumlah kawasan yang awal tahun sempat tergenang seperti di sekitar Kali Angke, Kali Wetan, Kali Serua, bahkan di Bendung Sarakan Kali Cirarab yang ada di Kabupaten Tangerang,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang Rabu.

Ia mengatakan kegiatan pemeliharaan infrastruktur sistem pengendali banjir di sejumlah wilayah juga terus secara masif, dari penataan turap, normalisasi drainase, hingga pemeliharaan pintu air dan pompa air yang selama ini berperan besar dalam mengendalikan mitigasi.

"Semua alat berat sudah dikerahkan untuk memastikan semua sungai, saluran, bahkan embung dapat berfungsi normal dalam menghadapi musim penghujan ini,” ujar dia.

Pemkot Tangerang juga mulai melakukan pemetaan ulang untuk mendeteksi wilayah rawan banjir berdasarkan hasil pemantauan lapangan termutakhir.

”Kami juga sedang menyusun pemetaan kawasan rawan banjir, ada beberapa penyesuaian dibandingkan tahun kemarin sehingga sekarang masih proses evaluasi lebih lanjut," ujarnya.

Kerja sama lintas sektoral yang telah dilakukan, yakni membangun pos pantau debit air di luar wilayah Kota Tangerang untuk mengantisipasi banjir kiriman dari kawasan hulu yang tersebar di sejumlah titik, seperti Batu Beulah Bogor, Tajur Bogor, dan Perumahan Mutiara Tangerang Selatan.

"Kita terus optimalkan dalam mengantisipasi banjir di wilayah dengan melakukan mitigasi dan kegiatan normalisasi maupun lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.