Endang Setyawati Thohari: Hilirisasi dan Infrastruktur Jadi Jalan Emas Sejahterakan Petani-Peternak Papua Barat Daya

Selasa, 04 Nov 2025, 09:23 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menegaskan masa depan kesejahteraan petani dan peternak di Papua Barat Daya bergantung pada dua kunci utama, hilirisasi dan infrastruktur.

Pernyataan itu disampaikan Endang saat kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI ke Provinsi Papua Barat Daya. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat serta meninjau langsung pelaksanaan program pemerintah di sektor pertanian, perikanan, kehutanan, dan peternakan.

Ket. Foto: Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, saat mengikuti rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (31/10/2025). — Sumber: Istimewa

Dalam dialog bersama petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal di wilayah Sorong dan sekitarnya, Komisi IV menemukan potensi besar yang belum tergarap maksimal.

“Sektor pertanian dan perikanan di Papua Barat Daya sebenarnya sangat menjanjikan. Namun, hambatan utamanya adalah akses infrastruktur dan fasilitas dasar yang masih minim,” ungkap Endang.

Menurutnya, petani masih sangat membutuhkan bibit unggul, jalan usaha tani, barak penyimpanan hasil panen, serta sarana distribusi. Ia menyoroti pentingnya dukungan terhadap pengembangan durian unggul, sagu, dan rumput laut, komoditas yang bisa menjadi andalan ekonomi daerah jika ditopang oleh sistem hilirisasi dan pascapanen yang kuat.

Sementara di sektor peternakan, Komisi IV menemukan tantangan lain.

“Belum ada dokter hewan atau mantri hewan di lapangan. Peternak pun kesulitan air dan akses jalan khusus untuk ternak. Bahkan sebagian lahan kini sudah digunakan untuk pertambangan,” jelasnya.

Endang menegaskan, hilirisasi hasil pertanian dan peternakan harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur produksi, seperti jalan tani, gudang, fasilitas pendingin, serta transportasi pengangkutan hasil panen.

“Hilirisasi bukan hanya soal produksi, tapi juga bagaimana hasil tani punya nilai tambah dan daya saing di pasar. Infrastruktur adalah jantungnya,” tegasnya penuh semangat.

Selain aspek produksi, Komisi IV juga menyoroti pentingnya memperkuat kelembagaan ekonomi lokal. Salah satunya adalah pengembangan Koperasi Merah Putih, yang dinilai mampu memperkuat rantai pasok, hilirisasi, dan distribusi produk pertanian di Papua Barat Daya.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi agar Presiden Soeharto diberikan gelar Pahlawan Nasional, mengingat kontribusinya terhadap pembangunan Indonesia, terutama lewat program transmigrasi dan ketahanan pangan.

Menutup kunjungan kerjanya, Endang mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan kemandirian pangan nasional.

“Kita harus bersyukur, mendukung, dan berdoa untuk kemajuan saudara-saudara kita di Papua. Bersama, kita bangun Indonesia yang kuat dan sejahtera,” pungkasnya.

  • Komisi IV DPR RI
  • papua barat daya
  • petani
  • peternak
  • Endang Setyawati Thohari
  • hilirisasi pertanian dan pembangunan infrastruktur

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.