- Home
-
- Megapolitan
-
- Gaya Fesyen Jadi Mesin Bar...
Gaya Fesyen Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Ungkap Strateginya di JFW 2026
Senin, 03 Nov 2025, 13:50 WIBJAKARTA â Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo hadir mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf RI Teuku Riefky Harsya dalam peragaan busana bertema âCity of Jakarta Presents: ASEAN Fashion Paradeâ di Jakarta Fashion Week (JFW) 2026. Acara tersebut berlangsung di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu (2/11).
Dalam gelaran penuh antusiasme itu, sektor fesyen menjadi sorotan utama sebagai subsektor ekonomi kreatif yang berkembang pesat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan pentingnya acara seperti ini untuk menggerakkan industri kreatif di ibu kota.
âFesyen di Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif. Karena itu, saya mendorong agar kegiatan seperti JFW ini menjadi ikon kebanggaan Jakarta,â ujar Gubernur Pramono.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan Jakarta Fashion Week di masa mendatang. Pemprov DKI Jakarta disebut siap memberikan dukungan penuh agar dampaknya semakin besar bagi masyarakat.
Gubernur Pramono memaparkan bahwa pada 2024, nilai tambah industri fesyen nasional mencatat pertumbuhan 7,30 persen. Sementara itu pertumbuhan ekonomi Provinsi DKI Jakarta berada di angka 4,84 persen pada tahun yang sama.
Data tersebut menunjukkan kontribusi sektor fesyen berpotensi memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian Jakarta. Pemerintah pun berharap geliat JFW bisa menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat dan kompetitif.
âPenyelenggaraan Jakarta Fashion Week mampu menciptakan multiplier effect yang luas. Tidak hanya bagi pelaku industri kreatif, tetapi juga sektor lain seperti pariwisata, perdagangan, dan lapangan kerja,â kata Gubernur Pramono.
Menurutnya, ajang bergengsi ini bukan hanya panggung kreativitas para desainer lokal maupun ASEAN. Namun juga instrumen untuk memperkuat hubungan budaya antarnegara di kawasan regional.
âKami percaya acara seperti ini bukan hanya menjadi ajang untuk merayakan kreativitas para desainer hebat, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi berkesinambungan yang positif bagi berbagai sektor. Selain itu, melalui karya-karya yang menampilkan kekayaan budaya, ajang ini menjadi momentum penting untuk mempererat persahabatan budaya di kawasan ASEAN,â jelasnya.
Dukungan serupa juga datang dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf RI, Teuku Riefky Harsya. Ia memastikan pihaknya akan memperkuat peran industri fashion sebagai bagian dari strategi ekonomi kreatif nasional.
Menteri Riefky menilai JFW memiliki nilai kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang kuat dan strategis. Acara ini mampu memperluas jejaring kreatif lintas negara di kawasan ASEAN.
âInisiatif seperti ASEAN Fashion Parade ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kreatif lintas budaya, sekaligus menegaskan komitmen kita terhadap sustainability dan digital fashion sebagai masa depan industri mode,â ujar Menteri Riefky.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah pusat menyiapkan dukungan nyata dalam berbagai bentuk. Mulai dari pelatihan, pembiayaan, hingga fasilitasi ekspansi pasar global untuk para desainer Indonesia.
âFesyen bukan hanya gaya hidup, tetapi juga kekuatan ekonomi dan identitas kreatif yang berakar pada budaya bangsa. Terima kasih kepada Jakarta Fashion Week, serta kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,â pungkas Menteri Riefky.
Para pelaku industri mode pun menyambut antusias komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem fesyen di Indonesia. Mereka percaya dukungan tersebut akan memperluas peluang karya lokal tampil di pasar global.
Gelaran JFW tahun ini juga dinilai memberi ruang lebih besar untuk isu keberlanjutan dan digitalisasi dalam mode. Hal ini sejalan dengan tren industri global yang semakin memperhatikan lingkungan dan inovasi teknologi.
Keikutsertaan negara-negara ASEAN turut memperlihatkan keberagaman kreativitas di kawasan Asia Tenggara. Momen tersebut menjadi wadah penting bagi pertukaran ide, kolaborasi, dan penguatan posisi fesyen ASEAN di kancah dunia.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif para pelaku industri, JFW 2026 diyakini mampu memperkuat peran Jakarta sebagai pusat mode dan ekonomi kreatif regional. Ajang ini diharapkan memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat ibu kota.
Jakarta Fashion Week terus berkembang sebagai salah satu perhelatan fesyen terbesar di Asia Tenggara. Pemerintah juga menilai potensi masa depan industri ini akan semakin menjanjikan dengan peningkatan kualitas dan karakter produk lokal.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk fesyen, peluang bisnis di sektor ini pun makin terbuka lebar. Jakarta diharapkan dapat menjadi rujukan perkembangan mode Indonesia yang modern sekaligus beridentitas budaya.
Gubernur Pramono dan Menteri Riefky sepakat bahwa kolaborasi pemerintah dan pelaku industri adalah kunci untuk membawa fesyen Indonesia semakin mendunia. Masa depan sektor ini dinilai sangat cerah jika terus didukung secara konsisten.
Dengan berbagai proyeksi positif tersebut, JFW 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas mampu tampil sebagai motor ekonomi baru. Dunia fesyen pun semakin menunjukkan peran strategisnya dalam memajukan ekonomi ibu kota dan nasional.
- Perekonomian
- Pemprov DKI Jakarta
- industri fesyen
- fesyen
- Jakarta Fashion Week (JFW)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.