Wisata Kebugaran Semakin Dicari, Peluang Ini Harus Diambil
Minggu, 02 Nov 2025, 18:27 WIBSOLO â Saat ini wisata tidak hanya mencari keindahan pemandangan, tapi juga termasuk kebugaran. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan saat ini wisatawan tidak hanya mencari lokasi untuk berlibur tetapi juga mencari lokasi wisata kebugaran.
"Karena, dunia sekarang kan stresââââ makin tinggi ya. Jadi, mereka mencari destinasi-destinasi yang memberikan produk-produk wellness seperti apa dan produk-produk lainnya, sehingga mereka pulang itu sehat kembali dan tidak stres lagi," katanya di Surakarta, Jateng.
Terkait hal itu, dikatakannya, Kementerian Pariwisata telah menetapkan tujuh kategori utama wisata kebugaran, mulai dari eco-nature tourism, jamu dan herbal, kuliner sehat, gaya hidup dan kebugaran, seni, spiritual healing, serta spa dan ethno spa.
Ia menilai Solo sangat cocok menjadi destinasi wellness tourism karena memiliki kekayaan budaya yang bisa dikemas dengan konsep kesehatan dan kebugaran. "Seperti belajar menari, membuat jamu, hingga kuliner sehat," katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surakarta karena instansi terkait yakni Dinas Pariwisata sudah menyiapkan beragam event, seperti belajar gending, menari, dan membuat makanan sehat.
"Kami juga ingin menyasar wisatawan berkualitas yang tinggal lebih lama dan memiliki spending lebih besar," katanya. Pihaknya mencatat saat ini Indonesia menempati peringkat pertama di Asia Tenggara untuk ekonomi wellness tahun 2023 dengan nilai mencapai 56,4 miliar dolar AS. "Indonesia juga menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat ketiga di Asia Pasifik," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Respati Ardi berterima kasih kepada pemerintah pusat karena Solo telah ditunjuk sebagai tuan rumah dari Festival WIW 2025 yang rencananya akan diselenggarakan selama satu bulan penuh pada November ini di Solo dan Yogyakarta.
"Terima kasih atas kepercayaan Kementerian Pariwisata karena menjadikan Solo sebagai salah satu kota penyelenggara wellness tourism event. Dengan dua pilar budaya utama, Keraton dan Pura Mangkunegaran kami memiliki kekayaan pengalaman budaya yang siap dipadukan dengan konsep wisata kebugaran," katanya.
Respati mengatakan ada lima wisata kebugaran yang digelar mulai dari Javanese Wisdom Immersion yang digelar di Ndalem Joyokusuman, Gendhing For Therapy digelar di Ndalem Mloyokusuman, Royal Dance Simphony di Ndalem Mloyokusuman, A Holy Journey di Baluwarti, dan Javanese Secret Recipe di Ndalem Joyokusman.
Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata Vincencius Jemadu mengatakan Wonderful Indonesia Wellness menjadi program unggulan nasional dengan target sebanyak 5.000 paket wisata terjual selama satu bulan pelaksanaan. "Program ini sangat spesial karena termasuk kategori special interest tourism," katanya.
Pihaknya juga menargetkan adanya dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan transaksi mencapai Rp8,5-9 miliar. "Sedangkan, untuk tiket opening dan closing event, kami targetkan sekitar Rp4,5-5 miliar. Malam ini saja sudah ada 1.000 penonton yang hadir," katanya.
Sementara itu, pada pembukaan WIW 2025 tersebut Kementerian Pariwisata juga meluncurkan buku Wellness Journey Across the Java Wonder yang dapat digunakan oleh pelaku industri pariwisata seperti online travel agent dan tour operator sebagai panduan menyusun paket wisata kebugaran di wilayah Solo, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.
- Kebugaran
- Destinasi Wisata
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan.
-
Serikat Pekerja BUMN Tak Ikut Aksi Massa Peringati Hari Buruh Internasional
-
5 Tempat Wisata 'Wellness" di Bhutan, Pilihan Pas Jika Ingin Pulihkan Kesehatan Fisik maupun Mental
-
Stabilisasi Rupiah Perlu Sinergi
-
Bukan Operasi Yustisi, Cara Humanis Dukcapil DKI Sambut 7.911 Warga Baru
-
Nelayan di Bontang Kembangkan Keramba Apung Jadi Destinasi Wisata
-
Pemkot Bandung Kejar target Pengolahan 600 Ton Sampah per Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.