Damkar Cianjur Tuntaskan Penanganan Kebakaran Horor akibat Truk BBM Terbakar dengan 8 Mobil Pemadam dan 50 Petugas
Minggu, 02 Nov 2025, 15:43 WIBCIANJUR - Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) akhirnya menuntaskan penanganan kebakaran horor yang disebabkan truk tangki BBM mengalami kecelakaan di Jalan Perintis Kemerdekaan dengan menurunkan delapan unit mobil pemadam dan 50 petugas.
Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Cianjur Budianto, Minggu (2/11), mengungkapkan setelah empat jam berkecamuk api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil damkar tambahan datang ke lokasi, bantuan dari salah satu perusahaan dan Damkar Kabupaten Sukabumi.
"Api berhasil dipadamkan setelah delapan unit mobil damkar diturunkan dengan 50 orang petugas, sekitar pukul 13.00 WIB petugas melakukan pendinginan agar api tidak kembali menyala," katanya.
Pihaknya mencatat kebakaran yang disebabkan truk tangki BBM yang terjungkal dengan bahan bakar tumpah ke jalan itu menyebabkan enam ruko dan tiga rumah warga hangus terbakar, satu orang korban pengendara sepeda motor mengalami luka bakar serius.
Sedangkan kendaraan yang terbakar sebanyak tujuh unit, salah satunya sepeda motor, di mana empat di antaranya di Pos Polisi 10 Cepu dan dua unit truk tangki serta truk pengangkut air mineral.
"Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan bersama pihak kepolisian guna memastikan penyebab kebakaran yang berawal dari truk tangki BBM yang mengalami kecelakaan," katanya.
Seperti diberitakan Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur menurunkan enam unit mobil damkar guna memadamkan api yang membakar sejumlah bangunan di Jalan Perintis Kemerdekaan yang diduga berawal dari truk bermuatan BBM mengalami kecelakaan.
Selain menurunkan enam unit damkar dan puluhan petugas, pihaknya dibantu mobil water canon dari Polres Cianjur dan tangki pendorong air.
- Damkar Cianjur
- Truk BBM Terbakar
- Kebakaran Horor
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.