Pemkot Bandung Sosialisasikan Literasi Keuangan agar Warga Hadapi Tantangan Ekonomi Digital
Sabtu, 01 Nov 2025, 19:25 WIBBANDUNGÂ - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang cerdas dan mandiri secara finansial.
Salah satunya melalui Sosialisasi Literasi Keuangan yang digelar di arena Bandung Fair 2025, Kiara Artha Park, Jumat (31/10).
Pada sosialisasi ini, masyarakat mendapatkan edukasi langsung mengenai pengelolaan keuangan yang bijak di era digital.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskopukm) Kota Bandung beserta seluruh mitra yang telah menggagas kegiatan ini.
âKegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kita dalam membangun masyarakat yang cerdas, berintegritas, dan mandiri secara finansial. Di tengah luasnya akses keuangan digital, kemampuan masyarakat untuk memahami dan mengelola uang dengan bijak menjadi sangat penting,â tutur Wakil Wali KotaErwin.
Ia menerangkan, literasi keuangan bukan sekadar tentang cara menabung atau berinvestasi, melainkan juga kemampuan mengelola pendapatan secara terencana agar terhindar dari kesalahan finansial yang dapat merugikan usaha dan keluarga.
âPerencanaan keuangan yang baik menjadi benteng ketahanan ekonomi keluarga. Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus mendorong pelaku koperasi dan usaha mikro agar maju secara ekonomi, unggul, dan adaptif terhadap perubahan zaman,â imbuh dia.
Acara ini menghadirkan Rani Puspadharma dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber. Dalam paparannya, Rani memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya judi online dan pinjaman daring ilegal yang kini marak menjebak masyarakat.
âJudi online tidak memberikan manfaat apa pun, justru membawa kerugian besar baik finansial maupun mental. Waspadai juga modus kejahatan digital yang menyusup melalui tautan aplikasi. Lindungi diri dengan cara mencari kesibukan yang bermanfaat, berinvestasi secara legal dan logis seperti emas, serta terus meningkatkan edukasi keuangan diri,â ujar Rani.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan uang dan investasi legal, tetapi juga keterampilan praktis dalam menghadapi peluang sekaligus risiko ekonomi digital. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Wali Kota: Grand Design Kependudukan Jadi Panduan Bandung Menuju 2045
-
Gubernur Pramono: Kunci Utama Membangun Jakarta Adalah Mendengar Keinginan Warga
-
Rakerna SP PLN 2026: 1.150 Pekerja PLN Komit Jaga Ketahanan Energi Nasional, Kawal Amanat Konstitusi
-
Survei Ipsos: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital
-
Waspada! BPBD Cianjur Ingatkan Warga Potensi Curah Hujan Tinggi
-
Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan
-
Daftar Promo Mobil Listrik di Jakarta Fair Kemayoran 2026 Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.