- Home
-
- Luar Negeri
-
- Didera Konflik, 62.000 War...
Didera Konflik, 62.000 Warga Sudan Mengungsi
Sabtu, 01 Nov 2025, 17:24 WIBKHARTOUM - Lebih dari 62.000 orang mengungsi dari El-Fasher, Sudan, empat hari setelah Pasukan Dukungan Cepat (RSF) merebut ibu kota negara bagian Darfur Utara, kata Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).
Dalam pernyataan pada Jumat, badan PBB itu mengatakan tim mereka di lapangan memperkirakan 62.263 orang mengungsi dari El-Fasher dan sekitarnya antara 26 hingga 29 Oktober.
IOM menambahkan bahwa pada 29 Oktober saja, sekitar 26.080 orang mengungsi dari El-Fasher, termasuk 25.305 yang meninggalkan kota itu demi keselamatan.
Jaringan Dokter Sudan juga melaporkan sekitar 4.500 orang melarikan diri dari Kota Bara di negara bagian Kordofan Utara akibat "pelanggaran" yang dilakukan RSF.
Pekan lalu, RSF menyatakan telah merebut kembali kota itu, lebih dari sebulan setelah tentara mendudukinya.
Dalam pernyataannya, jaringan itu mengatakan wilayah tersebut mengalami "eksodus besar-besaran dari Bara ke El-Obeid akibat memburuknya keamanan dan pelanggaran berkelanjutan oleh RSF terhadap warga sipil."
Disebutkan, jumlah pengungsi telah melampaui 4.500 orang, termasuk 1.900 yang telah tiba di El-Obeid, sementara sisanya masih dalam perjalanan dengan kondisi berat dan kekurangan pangan, air, serta tempat tinggal.
Jaringan itu mengatakan tim mereka di lapangan melaporkan kondisi kemanusiaan yang memburuk di antara keluarga pengungsi.
Sudan dilanda perang saudara antara militer dan RSF sejak April 2023, yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan lainnya terpaksa mengungsi.
El-Fasher jatuh ke tangan RSF pada Minggu setelah berbulan-bulan pengepungan. Kelompok hak asasi manusia menuduh RSF melakukan pembunuhan massal, penahanan, dan serangan terhadap rumah sakit. Ant/Anadolu
- sudan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Dirut Bulog Sebut Perpres Pembangunan 100 Gudang Bersifat Lex Specialis
-
RSUD Jayapura Jadi RS Pendidikan, Gubernur Dorong Cetak Dokter Spesialis Asli Papua
-
PBB Targetkan Galang Dana 33 Miliar Dolar AS pada 2026 untuk Bantuan Kemanusiaan
-
Donald Trump Sebut Demokrat Ingin Hancurkan Amerika Serikat
-
CIMB Niaga Tawarkan Layanan Pengelolaan Aset secara Optimal ke Nasabah Kaya
-
Kapolresta Sleman Kombes Pol. Edy Setyanto Dinonaktifkan Demi Objektivitas
-
Bappenas Pede Kakao Bisa Angkat Nasib Petani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.