• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pola Hidup Sehat Sejak Mud...

Pola Hidup Sehat Sejak Muda Bantu Cegah Stroke Berat di Usia Lanjut

Selasa, 28 Okt 2025, 17:15 WIB

Jakarta - Dokter spesialis neurologi lulusan Universitas Indonesia dr. Bambang Tri Prasetyo, Sp.N, Subsp. NIOO(K), FINS, FINA mengatakan menjaga pola hidup sehat sedari muda memberikan keuntungan mencegah kondisi berat pada saat terkena serangan stroke di usia lansia.

“Kalau yang dijaga pola hidup sehat dari muda memang kan berarti kondisi pembuluh darah dan jaringan otak mungkin akan lebih ‘tidak seberat’ yang tidak menjaga,” kata Bambang dalam diskusi kesehatan secara daring yang diikuti di Jakarta, Selasa (28/10).

Ket. Foto: Wisatawan mancanegara mengikuti lari santai di Nuanu Creative City, Tabanan, Bali, Minggu (26/10). Kegiatan tahunan yang digelar di kawasan wisata kreatif tersebut diikuti lebih dari 1.500 orang dan sejumlah peserta tampil dengan kostum unik untuk merayakan gerakan sebagai gaya hidup sehat serta upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. — Sumber: Antara

Ia mengatakan jika sejak muda menjaga pola hidup sehat maka metabolisme dan jaringan dalam tubuh masih akan terjaga baik sampai usia tua.

Hal ini bisa terjadi kalau sejak muda menjaga pola makan sehingga kolesterol tidak terlalu tinggi dan gula darahnya terkontrol dengan baik.

Selain itu, asam urat dan tekanan darah tidak tinggi karena memiliki kebiasaan baik dengan tidak merokok dan tidak mengalami stres berat karena pekerjaan sehingga kesehatannya stabil.

Dokter yang praktik di RS Pusat Otak Nasional Mahar Mardjono dan RS Pondok Indah ini menjelaskan, pada usia di atas 70 tahun biasanya serangan stroke menjadi berat karena pengecilan jaringan di otak atau atrofi otak yang sudah banyak sehingga tidak bisa diterapi dengan maksimal.

Faktor usia juga bisa menyebabkan kekakuan pada pembuluh darah yang bisa membuat pemulihannya lebih lama dibandingkan stroke yang terjadi pada usia dibawah 50 tahun.

“Dengan faktor umur sebenarnya yang tidak bisa kita ubah adalah mulai contoh kalau dari pembuluh darah kekakuannya, atau kita biasanya mendapatkan pasien-pasien usia lanjut yang stroke itu ada atherosklerotik atau kekakuan dari pembuluh darah. Nah jadi istilahnya faktor pemulihan memang kita ga bisa bedakan terlalu jelas tapi yang usianya lebih lanjut ya pasti akan lebih lama,” kata Bambang.

Pada stroke yang terjadi di usia lebih dari 80 tahun dokter biasanya tidak menyarankan pengobatan yang agresif, dan hanya diberikan pengobatan untuk menjaga tekanan darah.

Bambang mengatakan di Indonesia rata-rata penderita stroke yang berumur panjang adalah perempuan sampai usia 95 tahun ke atas, sedangkan pada pria rata-rata usia hidup pasien yang mengalami stroke sekitar 85-90 tahun.

Ia mengingatkan jika memiliki faktor risiko stroke seperti tekanan darah tinggi, masalah diabetes atau penyakit ginjal segera berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam.

“Karena stroke umumnya terjadi karena faktor resiko yang tidak terkontrol. Mau di usia berapa pun, itu harus tetap dijaga,” kata Bambang.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.