Empat Kekalahan Beruntun, Slot Cari Solusi Kebangkitan Liverpool
Senin, 27 Okt 2025, 07:22 WIBLONDON â PelatihLiverpool, Arne Slot, mengakui tim asuhannya sedang mengalami penurunan tajam dan lawan-lawan kini telah menemukan cara efektif untuk mengalahkan juara bertahan Liga Inggris itu. Kekalahan 2-3 dari Brentford, Minggu (26/10) dini hari WIBmenjadi kekalahan keempat beruntun di liga, memperpanjang periode buruk The Reds.
Awal musim Liverpool sebenarnya menjanjikan, namun kekalahan beruntun dari Crystal Palace, Chelsea, Manchester United, dan kini Brentford membuat posisi tim asuhan pelatih asal Belanda itu terguncang. Slot bahkan menyebut laga di Gtech Community Stadium tersebut sebagai penampilan terburuk dalam periode buruk mereka.
âSaya sudah sering mengatakan bahwa tim-tim lawan kini punya gaya bermain tertentu melawan kamidan itu strategi yang sangat efektif. Kami belum menemukan jawabannya,â ujar Slot.
âTertinggal 0-1 di menit kelima juga tidak membantu. Tapi bahkan hari ini, ketika kami tampil buruk, kami masih bisa mencetak dua gol dan menciptakan peluang dari permainan terbuka.â
Liverpool kembali kebobolan lebih dulu, sesuatu yang terjadi dalam empat kekalahan beruntun mereka di Liga Inggris. Pola serupa juga terlihat tengah pekan lalu di Liga Champions saat mereka tertinggal lebih dulu dari Eintracht Frankfurt, sebelum bangkit menang 5-1.
Gol cepat Brentford pada menit kelima membuat Slot frustrasi. Ia mengungkapkan timnya sudah berlatih khusus menghadapi lemparan jauh Brentford sehari sebelumnya, namun tetap gagal mengantisipasi eksekusi Michael Kayode. Bola lemparan itu disundul Kristoffer Ajer dan disambar Dango Ouattara dengan tendangan voli yang tak mampu dihalau Giorgi Mamardashvili.
âMereka memenangkan lebih banyak duel, lebih banyak bola kedua. Jika Anda datang ke sini dan tahu bahwa Anda bisa kebobolan dari set-piece, itu bisa dimengerti. Tapi kami juga kebobolan lewat serangan balik,salah satu kekuatan terbesar mereka. Dua gol datang dari situ,â ujar Slot.
Liverpool sejatinya menjadi salah satu tim paling agresif di bursa transfer musim panas lalu, menghabiskan lebih dari 400 juta pound (sekitar 8 triliun rupiah) untuk mendatangkan Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Milos Kerkez, dan Alexander Isak. Namun, performa tim justru terlihat menurun dibandingkan musim lalu, ketika mereka berhasil menyamai rekor 20 gelar liga milik Manchester United.
Musim ini, Liverpool telah menelan empat kekalahan dari sembilan laga pertama, jumlah yang sama dengan total kekalahan sepanjang musim lalu.
âJika Anda banyak melakukan perubahan di musim panas, wajar saja jika butuh waktu beradaptasi,â ujar Slot.
âTapi tentu saya tidak menyangka akan mengalami empat kekalahan beruntun. Kami juga memainkan lima dari enam laga terakhir di kandang lawan,dan itu jelas bukan situasi ideal saat performa sedang menurun.â
Menariknya, mantan kapten Liverpool Jordan Henderson justru tampil impresif untuk Brentford di lini tengah. Pemain timnas Inggris itu yakin mantan klubnya akan segera menemukan kembali bentuk terbaik.
âSaya tahu hasil mereka belakangan memang tidak bagus, tapi bagi saya, mereka tetap tim hebat dengan para pemain hebat,â ujar Henderson. âHanya masalah waktu sebelum mereka kembali ke ritme permainan dan tampil seperti biasanya.â
Dengan rentetan hasil negatif ini, Slot berada di bawah tekanan untuk segera menemukan solusi. Liverpool yang dibangun dengan investasi besar kini membutuhkan kebangkitan cepat,sebelum persaingan gelar benar-benar menjauh dari genggaman mereka.
Berita Terkait:
-
Ekonomi Bergejolak, Pemerintah Pasang Radar untuk Cegah Gelombang PHK
-
Dili Umumkan Masa Berkabung untuk Mantan Presiden Guterres
-
Kemendag: Lemahnya Permintaan Investor Picu Penurunan Harga Emas
-
KKP Jaga Kredibilitas Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Nasional
-
Satpol PP Demak Berjibaku Padamkan Kebakaran Gudang Kain
-
PSG Patok Harga 3,13 Triliun Rupiah untuk Barcola, Liverpool Harus Pecahkan Rekor Transfer
-
Indonesia Summit 2026: Gubernur Pramono Beberkan Strategi AI untuk Tata Kelola Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.