Pemprov Bali Jadikan Utsawa Dharmagita sebagai Wadah Regenerasi Pelaku Budaya
Jumat, 24 Okt 2025, 16:18 WIBDENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menjadikan Utsawa Dharmagita atau festival lomba nyanyian suci keagamaan sebagai wadah regenerasi pelaku budaya.
âAda anak-anak jadi peserta, ada yang muda, ada dewasa, jadi secara alamiah sudah kombinasi unsur regenerasi karena yang tua dalam beberapa tahun ke depan berakhir, digantikan yang muda dan yang anak-anak menjadi muda, jadi Utsawa Dharmagita bagian dari strategi menjaga adat istiadat, tradisi, budaya,â kata Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Jumat (24/10).
Gubernur Koster bersyukur karena berbagai kalangan usia selalu bersemangat untuk aktif menjadi pelaku budaya, mulai dari melalui Utsawa Dharmagita, Bulan Bahasa Bali, Festival Seni Bali Jani, hingga Pesta Kesenian Bali.
Menurutnya, jika partisipasi anak-anak terus meningkat, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan urusan menjaga kearifan lokal Bali.
âJadi kita tidak lagi khawatir, sudah puas melihat perkembangan Bali 5 tahun terakhir, kegiatan odalan hidup, tidak hanya orang tua zaman dulu tapi anak muda dan situasi begini hanya ada di Bali, anak muda semarak melakukan aktifitas upacara adat dan pentas seni,â ujarnya.
Kepada peserta Utsawa Dharmagita dari seluruh kabupaten/kota se-Bali, Koster berpesan boleh saja bermedia sosial mengikuti perkembangan zaman, namun jangan sampai tergerus dan melupakan budaya sebagai jati diri.
âBali menghadapi ancaman dari berbagai aspek internal dan eksternal, itulah sebabnya adik-adik saya minta tertib dan disiplin menjalankan budaya kita di Bali, jangan pernah bosan,â ucapnya.
Pemprov Bali juga mendorong kepala daerah di kabupaten/kota menaruh perhatian lebih dalam penganggaran kegiatan budaya, jika tahun ini masih ada daerah yang sedikit mengirimkan kontingen, maka akan ditegur agar tahun depan lebih banyak lagi dan didukung kebutuhan perlombaannya.
Koster mengingatkan anugerah budaya warisan leluhur yang dirawat hingga saat ini membawa Bali sebagai daerah pariwisata dunia, sehingga kesakralan tersebut perlu terjaga dan terus diwariskan.
Festival Utsawa Dharmagita tingkat provinsi telah diselenggarakan 32 kalinya di Bali, dimana untuk tahun ini mengambil tema "Jagat Kerthi Pramana Ning Bhawana" atau pemuliaan terhadap alam semesta.
Terdapat sembilan jenis lomba dengan 32 kategori yang diperebutkan yaitu Utsawa Dharmagita Berbahasa Bali, Utsawa Kidung Dewasa Campuran, Utsawa Mengahafal Sloka, Utsawa Dharmawiwada, Utsawa Membaca Geguritan, Utsawa Membaca Kekawin, Utsawa Membaca Palawakya, Utsawa Dharmawacana Berbahasa Inggris, dan Utsawa Membaca Sloka.
Seluruh kegiatan akan berlangsung di Taman Budaya Art Center, Denpasar, pada 24-29 Oktober 2025.
âKarena ada penilaian pasti akan ada yang dapat juara, nanti yang juara ada hadiah dari gubernur pribadi, sudah ada APBD tapi saya kasih tambahan, yang juara kan nanti menjadi utusan Bali ke utsawa tingkat nasional, kalau sudah juara di sini dibina lagi agar mantap di nasional,â kata Gubernur Bali Wayan Koster.
- Pemprov Bali
- Utsawa Dharmagita
- Regenerasi Pelaku Budaya
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemprov Bali Serahkan Rp2,7 Miliar untuk 373 Pedagang Terdampak Banjir
-
MBG Tetap Berjalan Selama Puasa
-
Sambut Harkannas, KKP Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat dengan Makan Ikan
-
Istri Direktur Penyidikan KPK Jabat Kapolres Metro Bekasi
-
Pemkab Kepulauan Seribu Terima 118 Usulan Pembangunan dari Masyarakat
-
Menkeu Jawab Kisruh Soal Penonaktifan Peserta PBI JKN
-
Bali punya Potensi Energi Surya Sebesar 22 GW, Namun Pemanfaatannya Kurang dari Satu Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.