Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR Sebut Jamaah Haji Sumatera Barat Harus Tunggu 24 Tahun untuk Berangkat

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 13:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggota DPR Sebut Jamaah Haji Sumatera Barat Harus Tunggu 24 Tahun untuk Berangkat Doc: Antara Foto
Ket. Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni menjelaskan masa tunggu keberangkatan jamaah calon haji di Sumatera Barat

Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni menyebut berdasarkan data terkini daftar tunggu bagi jamaah calon haji di Sumatera Barat (Sumbar) untuk berangkat ke Tanah Suci mencapai 24 tahun.

"Jamaah calon haji yang sudah mendaftar dan mungkin saat ini perkiraan berangkatnya hanya 13 tahun lagi, patut bersyukur. Data terbaru menunjukkan daftar tunggu di Sumbar kini mencapai 24 tahun," kata Lisda Hendrajoni di Padang, Kamis.

Lisda mengatakan jadwal tunggu tersebut masih tergolong dekat jika dibandingkan dengan jamaah calon haji di Sulawesi Selatan yang harus menanti hingga 47 tahun.

Menurut dia, fenomena antrean panjang tersebut merupakan konsekuensi dari formula kuota haji global yang disepakati oleh negara-negara Islam. Untuk Indonesia dengan populasi Muslim terbesar dunia mendapatkan kuota 221.000 calon per tahun yang dihitung dari satu persen jumlah penduduk Muslim di tanah air.

Meskipun pemerintah terus berupaya untuk menambah kuota haji, kata dia, kesiapan logistik dan jamaah calon haji itu tetap menjadi faktor penentu.

"Meminta kuota lebih dari 10 persen mungkin belum feasible karena persiapan jamaah calon haji juga harus menjadi perhatian utama," ujarnya.

Terkait keberangkatan jamaah calon haji tahun depan, ia memperkirakan kemungkinan besar adalah para penerima warisan kuota dari orang tua atau nenek dan kakeknya.

"Jadi jamaah perlu bersyukur sekaligus melihat realitas dengan perspektif yang lebih luas."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.