- Home
-
- Luar Negeri
-
- SpaceX Nonaktifkan 2.500 P...
SpaceX Nonaktifkan 2.500 Perangkat Starlink di Myanmar
Kamis, 23 Okt 2025, 16:12 WIBLOS ANGELES - Perusahaan antariksa swasta AS SpaceX telah menonaktifkan lebih dari 2.500 terminal internet Starlink yang diyakini digunakan di "pusat penipuan" yang dicurigai di Myanmar, menurut seorang eksekutif senior perusahaan.
Lauren Dreyer, Wakil Presiden Operasi Bisnis Starlink di SpaceX, pada Selasa (21/10) mengatakan di media sosial X bahwa perusahaannya mematuhi hukum lokal di lebih dari 150 pasar tempat Starlink memiliki lisensi untuk beroperasi.
SpaceX terus memantau pelanggaran terhadap Kebijakan Penggunaan yang Dapat Diterima (Acceptable Use Policy) mereka dan hukum yang berlaku, serta menyadari bahwa teknologi dengan manfaat yang luas juga dapat disalahgunakan, ujarnya. Ant/Xinhua
Berita Terkait:
-
Serial 'Spider-Noir' Musim 2 Dibatalkan, Nicholas Cage Tetap Move On
-
Raja Ampat Wajibkan Pelajar Menabung Lewat Gerakan Noken-Kapowen
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemprov DKI Cek Langsung Penerima Bansos
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Lolos ke Semifinal World Climbing Series Koper di Slovenia
-
Formula 1: Norris Ukir Kecepatan Lap Spektakuler, Rebut Pole GP Spanyol dari Antonelli
-
Kapal Feri Terbakar di Lepas Pantai Filipina, 5 Orang tewas, 87 Hilang
-
Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ hingga Pemberitahuan Selanjutnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.