- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkab Bekasi Ajak Santri ...
Pemkab Bekasi Ajak Santri Rawat Tradisi dan Terus Berinovasi
Rabu, 22 Okt 2025, 12:42 WIBKABUPATEN BEKASI â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mengajak segenap santri daerah itu untuk merawat tradisi di lingkungan pondok pesantren, sekaligus melakukan inovasi menyambut perkembangan zaman sebagai penggerak kemajuan bangsa.
"Melalui momentum Hari Santri ini saya mengajak seluruh santri, khususnya di Kabupaten Bekasi, untuk menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, namun juga peluklah inovasi zaman," kata Wakil Bupati (Wabup) Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Cikarang, Rabu (22/10).
Ia meminta para santri mampu membawa semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga ranah internasional, dengan menunjukkan bahwa santri bisa menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton.
Selain itu, santri diingatkan agar terus menjadi penjaga nilai moral, sekaligus penggerak kemajuan bangsa, terlebih akar momentum Hari Santri merupakan peristiwa bersejarah Resolusi Jihad yang oleh KHÂ Hasyim Asyâari.
Resolusi itu menyerukan kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat jihad itu telah membakar jiwa rakyat untuk melawan penjajah hingga melahirkan peristiwa heroik 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.
"Sekarang kita telah 80 tahun merdeka. Kita menikmati hasil perjuangan para syuhada, para ulama, dan para santri, yang telah mengorbankan jiwa dan raga," ujarnya.
Menurut dia, sepatutnya santri mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian karena cinta Tanah Air adalah bagian dari iman sebagaimana tema Hari Santri Nasional tahun ini yakni "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia".
Tema ini, lanjut Asep, menegaskan peran santri sebagai penjaga nilai kebangsaan, sekaligus penggerak kemajuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Santri masa kini tidak hanya ahli dalam ilmu agama, tetapi juga harus melek teknologi dan berdaya saing digital. Dunia maya pun kini menjadi ruang dakwah dan syiar bagi para santri," ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian besar pemerintah terhadap pengembangan pesantren dan kesejahteraan santri.
Pemkab Bekasi turut berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pondok pesantren dapat tumbuh menjadi benteng moral bangsa serta pusat lahir generasi unggul berkarakter Islami, sekaligus wujud penghormatan Resolusi Jihad yang mencetuskan peringatan Hari Santri Nasional.
Apel Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Bekasi berlangsung khidmat dan penuh semangat. Ribuan santri, para kiai, serta perwakilan pondok pesantren dari berbagai wilayah turut hadir memeriahkan peringatan tersebut.
Sebelum menyampaikan pesan utama, Wakil Bupati Bekasi terlebih dahulu mengungkapkan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa 67 santri di Pesantren Al Khozini Sidoarjo, Jawa Timur.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman," kata dia.
- Pemkab Bekasi
- Hari Santri 2025
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenkes Berkolaborasi dengan Swasta Bantu 1.141 Mitra Driver Ojol Ikuti Program CKG
-
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pontianak Siapkan Faskes Hadapi Lonjakan
-
Kebakaran Hutan Tiada Henti, Polusi Udara Dunia Naik Tajam
-
FIFA Rencanakan Jual Saham Piala Dunia ke Investor Swasta, UEFA Naik Pitam!
-
Belgia Tak Bisa Lepas dari Pasokan LNG Russia Ditengah Sanksi Eropa
-
Kerajinan Lokal Gowa Makin Naik Kelas, Dekranasda Bidik Pasar Nasional
-
PSG Belum Menang di Ligue 1, Monaco Kuasai Puncak Klasemen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.