Kerajinan Lokal Gowa Makin Naik Kelas, Dekranasda Bidik Pasar Nasional
Senin, 28 Sep 2026, 01:49 WIBGOWA - Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menghadiri pembukaan Kriyanusa 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, untuk memperkuat jejaring pemasaran produk kerajinan lokal agar menembus pasar nasional.
"Kehadiran kami di Kriyanusa 2026 bersama para pengurus Dekranasda dari daerah lain itu untuk memperkuat jejaring dalam memasarkan produk kerajinan lokal kita agar bisa menembus pasar nasional," ujarnya melalui keterangannya diterima di Makassar, Sulsel, Minggu.
Andi Tenri Indah mengatakan pelaksanaan Kriyanusa 2026 itu dilaksanakan selama lima hari kegiatan, mulai Sabtu hingga Rabu atau pada 26-30 September 2026.
"Kriyanusa menjadi momentum untuk memperkenalkan karya kerajinan daerah, memperluas jejaring dan mendorong agar produk perajin semakin dikenal serta memiliki daya saing," katanya.
Dia menerangkan Kriyanusa 2026 merupakan Pameran Kerajinan Nusantara yang mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" itu menjadi salah satu ruang promosi produk kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut melibatkan 257 peserta dengan 410 booth. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari Dekranasda provinsi, kabupaten/kota, kementerian dan lembaga, yayasan, hingga pelaku kuliner.
"Kehadiran kami bersama para Ketua Dekranasda daerah lainnya menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan membuka peluang promosi bagi produk kerajinan daerah di tingkat nasional," terangnya.
Selain pameran produk kerajinan, Kriyanusa 2026 juga menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya parade wastra, lokakarya, fashion show, hingga kegiatan membatik secara digital.
Rangkaian pembukaan Kriyanusa 2026 di antaranya pertunjukan budaya dan fashion show dengan menghadirkan tarian pembuka Gending Sriwijaya dan fashion show Kemilau Swarna Wastra Sriwijaya.
Menurut Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Kriyanusa menjadi momentum penting bagi daerah untuk melihat perkembangan industri kriya sekaligus memperluas ruang promosi produk lokal.
"Pengembangan kerajinan daerah tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kualitas produk, kreativitas dan akses pasar," terangnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dekranasda Gowa diharapkan dapat terus membangun kolaborasi dan mengambil peluang pengembangan produk kerajinan berbasis potensi lokal agar semakin dikenal di pasar nasional maupun lebih luas.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kokoh di Puncak, 'Spider-Man: Brand New Day' Kembali Mendominasi Box Office Pekan Ini
-
Ketua Iperindo Dorong Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru di Indonesia
-
Bundesliga Jerman: Hat-trick Yuito Suzuki Antar Freiburg Hancurkan Bremen, Schalke Tumbang
-
Xanana Gusmao Raih Gelar Doktor Honoris Causa Unhas, Rektor Ungkap Dampak Besarnya
-
Peluang ekspor bawang goreng khas Palu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.