Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Pariwisata Indonesia Melesat! Kunjungan Turis Naik 12 Persen

Selasa, 21 Okt 2025, 18:40 WIB

JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan pada tahun pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih. Sepanjang September 2024 hingga Agustus 2025, jumlah wisatawan mancanegara tumbuh 12,32 persen menjadi 14,85 juta kunjungan, sementara perjalanan wisatawan nusantara melonjak 21,69 persen hingga menyentuh 1,15 miliar perjalanan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kinerja sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren positif pada tahun pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih (KMP).

Ket. Foto: Wisatawan menikmati suasana matahari terbenam di objek wisata Air Hitam Dermaga Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (14/10. — Sumber: ANTARA/Auliya Rahman

“Capaian ini menunjukkan pariwisata Indonesia telah kembali menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dengan kualitas yang semakin meningkat. Lebih dari itu, kita tidak hanya mengejar angka kunjungan, tetapi juga nilai tambah dari setiap perjalanan,” ujar Widiyanti sebagaimana dikonfirmasi ANTARA, Selasa.

Sebagai penggerak ekonomi rakyat, ujarnya, pariwisata memegang peran strategis dalam membuka lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Saat ini, sektor pariwisata menyumbang 3,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan data sementara BPS untuk kuartal I 2025. Sektor pariwisata juga menyerap lebih dari 25,88 juta tenaga kerja di berbagai daerah, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) BPS Februari 2025.

Widiyanti menjelaskan, Kementerian Pariwisata terus memperkuat berbagai program unggulan yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan pelaku industri. Kelima program unggulan adalah Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Pariwisata Naik Kelas, Event by Indonesia, dan Desa Wisata.

Karisma Event Nusantara dan Event by Indonesia lainnya berkontribusi mendorong perputaran ekonomi langsung hingga lebih dari Rp11 triliun. Selain itu, pengembangan 6.153 Desa Wisata turut memperkuat pemerataan ekonomi dan meningkatkan kualitas destinasi wisata berbasis komunitas.

Dalam kurun satu tahun terakhir, sektor pariwisata Indonesia juga menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih 143 penghargaan bergengsi.

Adapun penghargaan itu di antaranya Best Tourism Village dari UN Tourism, ASEAN Tourism Awards untuk 15 desa wisata, 33 hotel yang meraih MICHELIN Keys, serta penobatan Bali sebagai Pulau Terbaik di Asia 2025 oleh Condé Nast Traveller.

Dari sisi regulasi, Kementerian Pariwisata telah menerbitkan tujuh produk hukum strategis, termasuk Perubahan Ketiga Undang-Undang Kepariwisataan bersama DPR, dan Peraturan Menteri tentang Satu Data Pariwisata yang menjadi landasan dalam pengelolaan sektor ini secara lebih terintegrasi dan berbasis data.

Sinergi lintas kementerian dan lembaga juga semakin diperkuat melalui 14 kolaborasi formal, juga kerja sama internasional strategis dengan Uni Emirat Arab, Tiongkok, dan Prancis untuk bidang pariwisata. Kolaborasi didorong untuk membuka peluang investasi baru sekaligus memperluas pasar pariwisata Indonesia ke tingkat global.

Widiyanti menegaskan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang solid antara seluruh pemangku kepentingan.

“Satu tahun Kabinet Merah Putih telah membuktikan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci. Kita membangun pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Cegah Krisis Berkepanjangan, Pemkab Bekasi Salurkan 3,6 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Batasi Penggunaan HP, Pembatasan Gawai Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman

Cegah Keresahan Masyarakat, Pengiriman Pasokan Dipercepat untuk Atasi Antrean BBM di Jatim

Lima Tokoh yang Berpeluang Gantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Enam Pemuda Bersenjata Tajam Ditangkap, Ternyata Mereka Hendak Lakukan Hal Mengagetkan Ini

Kabar Gembira yang Lama Ditunggu, Menteri Scott Bessent: AS-Iran Mungkin Sepakat Buka Selat Hormuz pada Rabu

Susun Tim Juara, PBSI Masih Mungkin Panggil Jafar/Felisha untuk Asian Games

Gerak Cepat, Padang Pariaman Prioritaskan Penanganan Longsor dengan Buka Akses Transportasi Warga

Modena Energy Pasang PLTS 307,5 kWp di Fasilitas Industri Multi Nitrotama Kimia

Ditargetkan Bisa Kurangi 30 Persen Sampah Masuk ke TPA Winongo, Ini yang Dilakukan Pemkot Madiun

Semoga Juara, Persib Prioritas Pemulihan 48 Jam Jelang Final Piala Presiden

Ada Lonjakan Signifikan, Maluku Catat Nilai Ekspor 28,46 Juta Dolar AS di Semester I 2026

Produsen Senjata Ukraina Ancam Serang Iran dengan Rudal Jarak Jauh Flamingo

Scene Stealer Terbesar, Agamemnon Jadi Karakter Paling Mengintimidasi dalam 'The Odyssey'

Mengagetkan Temuan Ini, Ada 13.297 Suspek Kusta dalam Cek Kesehatan Gratis 2026

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Peru Pilih Akuisisi Tank K2 Black Panther Korea Selatan, Tolak Abrams AS dan Leopard Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.