Barongsai International Competition 2026 Per¬temukan Tim dari Lima Negara
Rabu, 23 Sep 2026, 19:43 WIBJAKARTA â Sebanyak 10 tim barongsai dari lima negara mengikuti Barongsai International Competition 2026 di Mal Ciputra Jakarta, 16â20 September 2026. Kompetisi tersebut mempertemukan enam tim dari Indonesia dengan masing-masing satu tim dari Australia, Malaysia, Tiongkok, dan Hong Kong.
Peserta dari luar Indonesia merupakan tim yang memiliki rekam jejak sebagai juara nasional di negara masing-masing. Mereka bertanding dalam kompetisi yang tahun ini berkembang dari skala Jabodetabek menjadi ajang internasional.
Kompetisi ini diselenggarakan Mal Ciputra Jakarta bekerja sama dengan Barongsai Kong Ha Hong dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Selain menjadi arena pertandingan, kegiatan tersebut menjadi wadah pertemuan atlet dan komunitas barongsai dari sejumlah negara.
Sepuluh tim yang berpartisipasi adalah Jin Wu Koon Dragon and Lion Dance Association dari Australia, Hong Kong Fiery dari Hong Kong, Guang Xi Xing Liong Troupe of Ting County dari Tiongkok, dan Kepong Hong De dari Malaysia.
Sementara dari Indonesia, peserta terdiri atas Kong Ha Hong A Jakarta, Kong Ha Hong B Jakarta, Kwan Say Cileungsi, Kwan Tek Bio Cileungsi, Mudita Bekasi, dan Sian Djin Ku Po Karawang.
General Manager Mal Ciputra Jakarta Ferry Irianto mengatakan, peningkatan skala kompetisi dilakukan setelah penyelenggaraan sebelumnya mendapat respons positif. Pihaknya melihat antusiasme yang sangat positif pada penyelenggaraan sebelumnya.
:Karena itu, tahun ini kami ingin membawa kompetisi ini ke tingkat yang lebih luas. Bukan hanya meningkatkan skala kompetisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih besar bagi pengunjung serta membuka ruang bagi atlet dan komunitas barongsai untuk bertemu dan bertukar pengalaman di level internasional,â ujar Ferry pada kesempatan itu.
Menurut penyelenggara, kompetisi tersebut mempertemukan unsur olahraga dan budaya melalui pertandingan yang mengandalkan ketangkasan, keseimbangan, teknik, kekompakan, kreativitas, serta sportivitas.
Kong Ha Hong Terlibat sebagai Peserta dan Penyelenggara
Barongsai Kong Ha Hong terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi melalui divisi organizer. Tim tersebut juga menjadi salah satu peserta dalam pertandingan.
Keterlibatan sebagai penyelenggara sekaligus peserta membuat aspek penilaian menjadi perhatian dalam kompetisi. Penyelenggara menyatakan proses penilaian dilakukan oleh juri berpengalaman bertaraf internasional dan tidak dipengaruhi keterlibatan Kong Ha Hong dalam penyelenggaraan.
âKong Ha Hong memang terlibat dalam penyelenggaraan, tetapi kami sangat memahami bahwa integritas pertandingan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Karena itu, penilaian sepenuhnya kami serahkan kepada juri-juri yang memiliki pengalaman dan kompetensi internasional. Bagi kami, yang paling penting adalah seluruh peserta merasa pertandingan ini fair dan hasil akhirnya benar-benar ditentukan oleh kemampuan di arena,â ujar Pimpinan Barongsai Kong Ha Hong Ronald Sjarif.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp200 juta untuk juara 1 hingga 3 serta kategori Harapan 1 hingga 3.
Kehadiran tim dari lima negara juga menjadi kesempatan bagi peserta Indonesia untuk berhadapan langsung dengan tim yang memiliki pengalaman kompetisi di negara masing-masing. Di sisi lain, peserta dari luar negeri dapat melihat perkembangan olahraga barongsai di Indonesia.
Rangkaian Acara Berlangsung Lima Hari
Barongsai International Competition 2026 berlangsung dalam rangkaian kegiatan selama lima hari. Agenda dimulai pada 16 September dengan sejumlah aktivitas komunitas, antara lain Line Dance dan Local Performance Gym.
Pada 17 September, kegiatan dilanjutkan dengan Pre-Competition Show. Sementara Technical Meeting dan Welcome Dinner bersama peserta, Mal Ciputra Jakarta, Kong Ha Hong, FOBI, dan media berlangsung pada 18 September di Gallery Hotel Ciputra Jakarta.
Pertandingan utama digelar pada 19â20 September 2026 di Center Court Mal Ciputra Jakarta, Lower Ground. Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 20 September.
Ferry mengatakan penyelenggaraan kompetisi juga menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang bagi kegiatan budaya, olahraga, dan komunitas di lingkungan pusat perbelanjaan.
âKami ingin Mal Ciputra Jakarta bukan hanya menjadi destinasi untuk berbelanja dan menikmati hiburan, tetapi juga menjadi tempat di mana masyarakat dapat menemukan berbagai pengalaman, bertemu komunitas, mengenal budaya, sekaligus menyaksikan talenta-talenta terbaik,â katanya.
Perkembangan kompetisi dari skala regional menjadi internasional mempertemukan atlet barongsai dari berbagai latar kompetisi dalam satu arena. Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman antara tim Indonesia dan mancanegara, baik dari sisi teknik pertandingan maupun perkembangan olahraga barongsai di masing-masing negara.
- Tiongkok
- Mal Ciputra Jakarta
- Barongsai
- Budaya Tionghoa
- Indonesia
- Hong Kong
- Malaysia
- Australia
- olahraga tradisional
- Barongsai International Competition 2026
- Kompetisi barongsai
- Barongsai Kong Ha Hong
- Federasi Olahraga Barongsai Indonesia
- FOBI
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Bogor Siap Ubah Sampah Jadi Listrik, PSEL Raya 1 Mulai Dibangun September
-
Viral Dimana-Mana, Sound Kasih Aba-Aba 2.0 Shopee 9.9 Ditonton Puluhan Juta Kali
-
Status Gunung Sinabung Naik dari Waspada Menjadi Siaga
-
Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling
-
Pelestarian olahraga tradisional anak di Ciamis
-
Upaya atasi krisis air persawahan di Kendari
-
Edukasi bahaya mikroplastik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.