• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • LG Wujudkan Visi “Smart ...

LG Wujudkan Visi “Smart Life Solutions” lewat Inovasi dan Riset Lokal

Selasa, 21 Okt 2025, 17:55 WIB

JAKARTA — Pada bulan Juli 2024 LG mengumumkan visinya untuk berkembang menjadi "Perusahaan Solusi Kehidupan Cerdas," yang akan meningkatkan pengalaman pelanggan di berbagai lingkungan, termasuk rumah, ruang komersial, mobilitas, dan dunia virtual.

Transformasi yang dilakukan berupa menggunakan model bisnis berbasis platform & layanan berulang, perluasan ke B2B (business-to-business) dan solusi korporat, digitalisasi dan inovasi produk/teknologi, dan restrukturisasi organisasi untuk mendukung visi tersebut.

Ket. Foto: Dari kiri, Dedi Triono, Head of Corporate Marketing, LG Electronics Indonesia; Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia; dan Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia, di Media Roundtable and Discussion, di Jakarta pada hari Senin (20/10). — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

Sejak memulai transformasinya, nilai merek LG telah meroket. Dari sekitar 3,1 miliar dollar AS pada tahun 2022, meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 6,5 miliar dollar AS pada menjelang akhir tahun 2024.

Tidak terkecuali di tanah air, PT LG Electronics Indonesia (LG) juga menyatakan berbagai langkah transformasi. Perusahaan ini menyatakan apa yang dilakukan telah memberi dampak nyata. Tak hanya pada pertumbuhan dalam bisnis, namun juga semakin memperbesarnya dampak positif pada perkembangan industri dan perdagangan dalam negeri.

“Hal ini menjadi bukti bahwa penguatan organisasi dan berbagai pengembangan yang dilakukan dibawah semangat untuk kehidupan lebih baik, dapat sejalan dan beriringan dengan dampaknya bagi komunitas dan lingkungan,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam paparan refleksi 35 tahun keberadaan LG di Indonesia bersama media di Jakarta hari Senin (20/10)

Sejalan dengan kehadiran beragam produk elektronik yang membawa inovasi terkini termasuk dukungan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurut Ha Sang- chul, LG terus melakukan penguatan pada organisasinya di Indonesia seiring dengan semakin besarnya kepercayaan masyarakat.

Langkahnya dimulai dari kehadiran dua pabriknya di Indonesia yaitu di Legok, Tangerang dan Cibitung, Bekasi. Kedua lokasi menjadi tempat fasilitas produksi bagi perangkat elektronik rumah tangga seperti kulkas, TV dan monitor.

Melengkapi dukungan teknologi fabrikasi modern, keberadaan fasilitas produksi ini didukung oleh tenaga kerja lokal. Produknya bukan hanya untuk pasar lokal, namun untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan pemerintah Indonesia. Hal yang memungkinkan LG berkontribusi dalam pengembangan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Ha Sang-chul.

Jejak langkah LG memperkuat organisasinya di Indonesia pun berlanjut dengan mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis. Mulai dari penguatan kantor pusat pemasaran dan penjualan, perluasan layanan purna jual, hingga pendirian pusat riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia.

Disatu sisi, pendirian pusat riset dan pengembangan ini menjadi langkah penguatan LG untuk semakin memastikan berbagai inovasi yang dibawanya berkesesuaian dengan kondisi lingkungan lokal Indonesia. Disisi lain, dengan kelengkapan ini, membuat LG menjadi satu-satunya perusahaan elektronik di Indonesia dengan sistem bisnis terintegrasi yang sepenuhnya berada dan dikendalikan di dalam negeri.

“Kepemilikan pada infrastruktur bisnis yang lengkap inilah yang kemudian semakin memberi dampak positif dalam memperbesar kontribusi LG bagi pengembangan industri dan perdagangan dalam negeri,” ujar Ha Sang-chul lagi. Pemanfaatan sumber daya dan material dari dalam negeri misalnya, menurut Ha Sang-chul memberikan dampak pada semakin meningkatnya nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Ditambah lagi, kolaborasi LG dengan berbagai industri pendukung dalam upaya pemenuhan sumber daya dan material ini memberi dampak pada peningkatan sektor usaha kecil dan menengah di Indonesia sebagai mitra LG,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, beriring dengan berbagai kontribusi LG yang menjadi dampak dari penguatan bisnisnya di Indonesia, LG pun secara aktif menjalankan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan yang menjadi perwujudan tanggung jawab perusahaan dalam bidang sosial dan lingkungan. Melalui program besar LG Loves Indonesia, aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan ini dijalankan dengan empat pilar utama.

Keempatnya yaitu LG Loves & Cares yang menjadi aksi nyata LG pada pemulihan bencana alam, LG Loves Children yang lebih berfokus pada perkembangan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia, LG Loves School sebagai wadah kegiatan peningkatan kompetensi siswa melalui teknologi serta LG Loves Green yang titik berat berbagai kegiatannya pada upaya pelestarian lingkungan.

“Sampai pada titik perjalanan 35 tahun keberadaan LG di Indonesia, kami sangat mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik dengan pemerintah Indonesia,” ujar Ha Sang-chul.

Dengan mengusung semangat yang sama, Life’s Good, LG berkomitmen untuk terus menjadi mitra sejalan dalam agenda besar pemerintah bagi pengembangan masyarakat dan penciptaan lingkungan berkelanjutan. Ke depan, katanya LG akan terus memperkuat bisnisnya di Indonesia melalui berbagai strategi berkelanjutan.

Perusahaan ini berkomitmen menghadirkan inovasi produk yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, dengan mengintegrasikan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (AI) dan platform LG ThinQ.

Selain itu, LG juga akan memperluas distribusi produknya melalui jaringan penjualan yang mencakup kanal daring dan luring, guna memastikan akses yang lebih mudah bagi konsumen di seluruh penjuru negeri.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan konsumen, LG akan terus mengembangkan kegiatan Life’s Good Consumer Experience sebuah inisiatif yang dirancang untuk menghadirkan kesenangan dan keceriaan dalam setiap interaksi konsumen dengan produk LG. Melalui pendekatan ini, LG ingin memastikan bahwa setiap pengalaman bersama LG tidak hanya fungsional, tetapi juga menyenangkan dan bermakna bagi masyarakat Indonesia.

Pahami Pasar Lokal

Dedi Triono, Head of Corporate Marketing, LG Electronics Indonesia, LG Electronics Indonesia tidak mengembangkan tidak hanya hardware tapi juga software dalam hal ini juga mengenai apa fitur AI. Riset AI diakui berada luar negeri namun perusahaan ini akan terus melakukan pengembangan fungsi-fungsi lokal untuk LG TinQ agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Contohnya sekarang kita punya LG TV yang bisa menggunakan bahasa Indonesia untuk voice comment jadi bisa bisa ngomong dengan bahasa Indonesia bahkan bahasa Jawa bahasa Sunda pun bisa kalau mau coba di TV kita.

“Kita bisa coba pakai bahasa-bahasa yang lain bahkan tidak perlu menuduh pakai bahasa yang resmi banget bahasa yang sehari-hari juga bisa karena apa yang kami lakukan yang localized untuk Indonesia dan tapi dari sisi lain ada juga tantangan-tantangan yang sebenarnya ada positif-negatif,” katanya.

AI sekarang sudah banyak diterima di masyarakat tapi ada sedikit sistem bahwa fungsi AI ini agak sedikit mengganggu jika tidak disesuaikan dengan pengguna. Pihaknya berusaha untuk tetap mempercayai ini menyesuaikan dengan preferensi pengguna bagaimana bisa memberikan kenyamanan dalam pemakaian produk-produk jadi tidak membingungkan atau menyulitkan. 

Sekali lagi ia menjelaskan, teknologi ini memang belum sepenuhnya dalam divisi R&D di Indonesia. Oleh karenanya yang dilakukan oleh LG Electronics Indonesia adalah menjadi pusat bagi transfer pengetahuan (knowledge transfer).

“Tugas yang kami lakukan adalah bagaimana bisa menjadi pusat untuk transfer knowledge dan teknologi terhadap talenan tersebut Jadi kami melihat ini sebagai suatu opportunity begitu mungkin kira-kira,” lanjutnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.