Kemensos Beri Kesempatan KPM Aktifkan Lagi Rekening Bansos, Begini Caranya!
Selasa, 21 Okt 2025, 14:57 WIBJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan kesempatan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk melakukan reaktivasi rekening bantuan sosial (bansos) bagi mereka yang benar-benar masih membutuhkan, namun sempat dinonaktifkan.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Senin (20/10), mengatakan langkah itu dilakukan setelah kementeriannya bersama sejumlah pihak melakukan pemutakhiran data dan verifikasi lapangan (ground check) terhadap jutaan penerima bansos di seluruh Indonesia.
âKami tugasnya adalah ikut memutakhirkan data-data tersebut supaya bisa mengikuti dinamika di lapangan. Sebab setiap hari ada yang wafat, lahir, menikah, dan pindah tempat tinggal," kata Mensos Saifullah Yusuf.
Mensos menjelaskan sejak awal tahun, lebih dari 12 juta keluarga penerima manfaat telah diverifikasi langsung melalui kunjungan rumah ke rumah oleh pendamping sosial, bekerja sama dengan Dinas Sosial daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS).
âDari hasil ground check, sementara kita temukan lebih dari 1,9 juta penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria untuk menerima bansos,â ujar Mensos.
Selain itu Kemensos bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga melakukan penelusuran terhadap rekening-rekening penerima yang diduga disalahgunakan, termasuk untuk aktivitas ilegal seperti perjudian daring (judol).
âMaka itu ada lebih dari 600 ribu penerima manfaat yang tidak kita salurkan bansosnya pada triwulan kedua dan ketiga sebagaimana yang telah kami umumkan sebelumnya,â kata Mensos Saifullah Yusuf.
Meski demikian ia memastikan pihaknya tetap membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan untuk mengaktifkan kembali atau reaktivasi rekening bansos melalui berbagai jalur, baik lewat kelurahan, RT/RW, Dinas Sosial setempat, maupun aplikasi daring seperti Cek Bansos dan SIK-NG milik Kemensos.
âPada prinsipnya kami membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan pemerintah lewat mekanisme reaktivasi,â kata Mensos Saifullah Yusuf.
Kemensos melaporkan saat ini sedang berlangsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan terhadap 35,4 juta KPM untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Bantuan Pangan triwulan keempat (Oktober-Desember).
Penerima bantuan BLT mencakup penerima reguler dan penerima manfaat baru lebih dari 14 juta keluarga kelompok Desil 1 - 4.
- Bansos Kemensos
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jelang THR Cair, Waspadai Dua Modus Penipuan Digital Ini
-
Penyaluran bantuan Atensi Kemensos untuk kelompok rentan
-
Samsung Perkenalkan Visi “Your Companion to AI Living”, Hadirkan AI yang Lebih Personal dan Bermakna
-
Kondisi Darurat, Penyaluran Bansos Kemensos di Aceh-Sumut-Sumbar Disesuaikan
-
Bandung BJB Tandamata Langsung Tancap Gas di Proliga 2026
-
Kemhan: 2.000 ASN Akan Dilatih di Pusdikkes hingga Kodam Jaya
-
Dominasi Pasar 2025: Xiaomi Jadi Merek No. 1 Smartphone, Tablet, dan Wearable di Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.