- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ambisius, Vietnam Targetka...
Ambisius, Vietnam Targetkan Pertumbuhan PDB Double Digit Pada 2026
Selasa, 21 Okt 2025, 01:10 WIBHANOI - Vietnam telah menetapkan target yang ambisius pada 2026 dengan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 10 persen (double Digit) atau lebih pada 2026.Â
Menurut laporan Pemerintah yang dipresentasikan dalam sesi ke-10 Majelis Nasional ke-15 yang sedang berlangsung, Vietnam menguraikan 15 target pembangunan sosial-ekonomi utama untuk tahun depan, termasuk meningkatkan PDB per kapita berkisar 5.400 hingga 5.500 dollar AS.
Selain itu, Pemerintah juga menargetkan untuk menjaga rata-rata pertumbuhan indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) di kisaran 4,5 persen, dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja sebesar sekitar 8 persen pada 2026.
Dalam sesi ke-10 Majelis Nasional ke-15, yang dibuka pada 20 Oktober dan akan berlangsung hingga 11 Desember, dijadwalkan akan membahas berbagai isu ekonomi, legislatif, dan sosial.
Sebelumnya ekonomi Vietnam pada kuartal III (Q3)-2025 tumbuh 8,22 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy). Vietnam News Agency yang mengutip Kementerian Keuangan Vietnam, Minggu (5/10) melaporkan bahwa capaian tersebut merupakan rekor pertumbuhan tertinggi pada kuartal ketiga sejak 2011, tidak termasuk tahun 2022 yang melonjak akibat pemulihan pascapandemi.
Sepanjang tahun berjalan atau periode Januari hingga September 2025, Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam sudah tumbuh 7,84 persen secara tahunan. Dalam periode tersebut, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 3,83 persen, industri dan konstruksi 8,69 persen, sedangkan jasa 8,48 persen. Berdasarkan data terbaru, industri manufaktur dan pengolahan di Vietnam masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi.
Tidak Mustahil
Pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya, Wibisono Hardjopranoto yang diminta pendapatnya mengatakan target tersebut mungkin sulit tercapai, tetapi tidak sepenuhnya mustahil, karena Vietnam memiliki keunggulan dalam hal sebagai negara tujuan investasi.
âMemang kedengarannya fantastis, tapi tidak mustahil juga karena kita tahu Vietnam dianggap sebagai negara yang ideal investasi. Pertumbuhan tahun lalu mencapai 7,09 persen, jika bisa menjaga momentum dan mencapai target 7,0 persen pada 2025, maka target 10 persen tahun depan mungkin bisa tercapai, jika ada faktor pendukung seperti peningkatan investasi asing,â kata Wibisono.
Penanaman Modal Asing (PMA) langsung atau Foreign Direct Investment/FDI jelas Wibisono sangat membantu satu negara meningkatkan ekspor, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja.
âKondisi seperti ini bisa tercapai karena Vietnam sudah kerja keras memberikan kebijakan yang pro investor memangkas birokrasi dan tenaga kerjanya juga kompetitif dengan upah yang relatif rendah,â kata Wibisono.
Sementara itu, Peneliti Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Awan Santosa mengatakan industri Vietnam terus tumbuh, termasuk ekspornya. Sementara Industri Indonesia masih menghadapi problem struktural daya saing dan perlindungan, yang mengakibatkan sebagian kolaps dan berakibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Indonesia tegas Awan harus belajar dari Vietnam dalam membangun dan memperkuat struktur industri dalam negerinya, agar tetap berdaya tahan ketika menghadapi tekanan dari luar ataupun dari dalam negeri sendiri.
- Proyeksi 2026
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen Membutuhkan “Extraordinary Effort”
-
Hasil Australian Open 2026: Alcaraz dan Aryna Sabalenka Melenggang Mudah
-
Liga Champions: Copenhagen vs Napoli, Laga Krusial Penentu Langkah
-
Kemenparekraf Lirik Festival Jaranan Trenggalek untuk KEN 2026
-
Kemenperin Tegaskan Tata Niaga Tekstil: Impor tidak semuanya melalui Pertek!
-
Indonesia Menerima Tiga Jet Tempur Rafale Pertama dari Prancis
-
Raja Jalanan Tadej Pogacar Lakukan Solo Attack Sepanjang 36,6 Kilometer untuk Menjuarai Lombardia Kelima Beruntun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.