Hasil Australian Open 2026: Alcaraz dan Aryna Sabalenka Melenggang Mudah

Senin, 19 Jan 2026, 08:42 WIB

MELBOURNE - Unggulan teratas di sektor putra dan putri Australian Open 2026 Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka melewati awal yang mulus dengan kemenangan babak pertama di Rod Laver Arena, Minggu (18/1).

Petenis peringkat satu WTA, yang berupaya menjadi perempuan pertama yang mencapai empat final Australian Open berturut-turut sejak Martina Hingis lebih dari 20 tahun lalu, itu mengalahkan petenis Prancis Rakotomanga Rajaonah dengan kemenangan 6-4, 6-1.

Ket. Foto: Carlos Alcaraz melaju ke babak kedua Australian Open 2026. — Sumber: istimewa

"Awalnya agak sulit dan saya sangat senang karena saya menemukan ritme saya di akhir set pertama, dan kemudian saya merasa sedikit lebih percaya diri," kata Sabalenka dikutip dari laman resmi Australian Open, Senin.

Kemenangan tersebut disaksikan oleh Laver sendiri dan legenda tenis lainnya Roger Federer. Sabalenka berfoto selfie dengan duo legendaris tersebut setelah wawancara di lapangan.

Rakotomanga Rajaonah, yang berkompetisi di babak utama Australian Open pertamanya, tak gentar saat tampil di panggung besar dan menghadapi petenis peringkat 40 besar untuk pertama kalinya.

Sebaliknya, Sabalenka tampak goyah di awal pertandingan, gagal melakukan servis pertama dan langsung kehilangan servisnya sehingga tertinggal 1-0 dari petenis peringkat 118 itu.

Terakhir kali ia bertanding dalam pertandingan resmi di Rod Laver Arena, Madison Keys memberinya kekalahan yang menyakitkan di final tahun lalu, menggagalkan petenis berusia 27 tahun itu meraih gelar ketiga berturut-turut.

Namun, Sabalenka berhasil membalas dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ia masih kesulitan di awal, melewatkan break point pada kedudukan 3-2 dan 4-3 saat lawannya dalam kesulitan sebelum gim kesembilan yang krusial.

Tertinggal 15-30 pada servisnya sendiri, Sabalenka berusaha bangkit. Ia kemudian bertahan hingga 5-4, lalu berhasil mematahkan servis lawannya. Sabalenka menghela napas dan kemudian merebut 12 dari 15 poin pembuka set kedua untuk meraih kemenangan.

"Saya tidak banyak tahu tentang dia," kata Sabalenka tentang Rakotomanga Rajaonah.

"Saya menonton pertandingan-pertandingan sebelumnya. Selalu sulit bermain melawan seseorang yang masih muda, seseorang yang belum Anda kenal, dan juga seorang pemain kidal. Saya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan ini dalam dua set langsung."

Sudah enam tahun sejak Sabalenka terakhir kali kalah di babak pertama turnamen Grand Slam -- di Melbourne melawan petenis dengan gaya bermain yang mirip dengan Rakotomanga Rajaonah, Carla Suarez Navarro.

Sementara itu, Alcaraz yang menyatakan bahwa ia "haus akan gelar" relatif tanpa tekanan menuju babak kedua pada hari pertama Australian Open.

Petenis peringkat satu ATP dan juara Grand Slam enam kali itu akan menjadi petenis termuda dalam sejarah yang menyelesaikan Career Grand Slam di tunggal putra -- setelah mengoleksi gelar French Open, Wimbledon, dan US Open -- jika ia berhasil melaju hingga akhir dalam dua pekan ke depan.

Alcaraz memulai upayanya dengan kemenangan 6-3, 7-6(2), 6-2 melawan petenis Australia Adam Walton.

Hanya ada beberapa menit kekhawatiran bagi Alcaraz ketika ia sempat tertinggal satu break di pertengahan set kedua, tetapi begitu ia berhasil melewati tiebreak kemenangan melawan petenis peringkat 81 dunia itu tidak pernah diragukan lagi.

"Saya merasa hebat. Saya pikir Adam melakukan pukulan-pukulan hebat dan bermain dengan level yang bagus dalam pertandingan itu, jadi saya harus tetap berada di level seperti itu," kata Alcaraz.

"Ada kesulitan di babak pertama, itu cukup bagus bagi saya untuk bersiap menghadapi babak selanjutnya. Secara keseluruhan saya senang dan puas."

"Rasanya dia selangkah lebih maju dari saya, selalu dalam posisi yang bagus. Selama banyak reli dia solid dari garis belakang, bola datarnya. terkadang itu sangat sulit bagi saya. Sulit untuk membiasakan diri dengan kondisi di lapangan," ujar petenis berusia 22 tahun itu.

"Ketika ia mampu melangkah ke lapangan dan bermain agresif, ia membuat segalanya menjadi sangat sulit – tidak hanya di set kedua tetapi juga di pertandingan secara keseluruhan."

Semua mata akan tertuju pada Alcaraz di turnamen Grand Slam ke-20-nya setelah pramusim yang penuh gejolak, ketika ia mengejutkan dunia tenis dengan mengumumkan bahwa hubungannya yang sudah lama dengan pelatih Juan Carlos Ferrero berakhir secara tiba-tiba.

Alcaraz akan kembali bertanding pada Rabu (21/1) melawan Yannick Hanfmann dari Jerman, yang mengalahkan Zachary Svajda dari Amerika Serikat dalam empat set pada hari Minggu sebelumnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.