Laga Final Ideal Milik Sinner

Minggu, 19 Okt 2025, 14:05 WIB

JAKARTA – Meski hanya bertitel eksibisi, petenis Spanyol, Carlos Alcaraz ketemu batunya, dalam final ideal melawan Jannik Sinner. Alcaraz akhirnya harus keok, usai ditumbangkan lawan tangguh, Jannik Sinner. Sinner sukses mengalahkan Carlos Alcaraz pada babak final turnamen eksibisi besutan Six Kings Slam untuk mempertahankan gelarnya di Riyadh.

Petenis Italia Sinner mengalahkan Alcaraz 6-2, 6-4, dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 13 menit. Mereka terakhir kali berhadapan dalam pertandingan kompetitif di final US Open pada awal bulan lalu yang dimenangi oleh petenis Spanyol tersebut.

Ket. Foto: mengepalkan tinju — Sumber: ist

"Pekan yang luar biasa. Senang bermain di sini, atmosfernya luar biasa, dan selalu menyenangkan berbagi lapangan denganmu, @carlitosalcarazz. Terima kasih atas semua dukungannya," ujar Sinner dalam unggahan media sosial, Minggu, dengan membubuhi akun Alcaraz.

Sinner tampil tanpa kesalahan ganda -- berbanding tiga milik Alcaraz -- dengan servis menjadi senjata utamanya. Meski Begitu, Alcaraz juga tampil kuat dengan empat ace dan menyelamatkan tujuh dari sepuluh peluang break point.

Tahun lalu, Sinner meraih gelar edisi pertama Six Kings Slam juga setelah mengalahkan Alcaraz pada laga final ketat 6-7, 6-3, 6-3.

"Selamat @janniksin dan tim! Final yang hebat dan level yang hebat! Terima kasih Riyadh atas dukungannya dan telah menyambut kami dengan penuh kasih sayang lagi! Tak sabar untuk kembali!," tulis Alcaraz di akun media sosialnya, sambil menyebut Sinner.

Sing Kings Slam menampilkan enam petenis hebat dunia. Selain Sinner dan Alcaraz, ajang yang tayang secara langsung eksklusif di Netflix itu juga menampilkan Novak Djokovic, Taylor Fritz, Alexander Zverev, dan Stefanos Tsitsipas.

Pada babak perempat final, Rabu (15/10), Fritz menundukkan Zverev 6-3, 6-4, untuk berhadapan dengan Alcaraz. Sementara, Sinner mengalahkan Tsitsipas dengan 6-2, 6-3.

Pada semifinal, Kamis (16/10), Sinner menundukkan Djokovic 6-4, 6-2, sementara Alcaraz mengalahkan Fritz 6-4, 6-2.

Djokovic dan Fritz bertemu untuk memperebutkan posisi ketiga, Sabtu (18/10), namun petenis Serbia berusia 38 tahun itu mundur dari pertandingan setelah tertinggal pada set pertama 6-7(7).

Rekor Djokovic

Sementara itu, Petenis Serbia Novak Djokovic menyamai rekor legenda tenis Swiss Roger Federer dengan 18 catatan lolos ATP Finals.

Djokovic dipastikan lolos ke turnamen final musim 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu.

Djokovic menyusul Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner yang lebih dulu dinyatakan lolos ke nomor tunggal di Turin, Italia.

Pencapaian terbesar Djokovic pada musim ini terjadi di Jenewa, di mana ia memenangi gelar ke-100 di level tur. Ia menjadi petenis ketiga di era tenis modern Open yang mencapai tonggak sejarah tersebut bersama Jimmy Connors (109) dan Federer (103).

Djokovic juga tampil konsisten di turnamen Grand Slam, melaju ke semifinal di Australian Open, Roland Garros, Wimbledon, dan US Open. Ini adalah ketujuh kalinya ia mencapai setidaknya semifinal di keempat turnamen major.

Petenis berusia 38 tahun itu mencapai final ATP Masters 1000 di Miami dan semifinal di Shanghai.

Ini adalah kualifikasi kedelapan berturut-turut Djokovic untuk ATP Finals. Ia pertama kali berkompetisi di turnamen final akhir musim itu pada 2007 saat berusia 20 tahun dan hanya gagal lolos ke satu edisi turnamen bergengsi tersebut sejak saat itu -- pada 2017, ketika ia cedera.

Petenis yang memegang rekor tujuh kali juara itu pertama kali menang di ATP Finals pada 2008 dan terakhir mengangkat trofi pada 2023.

Ia telah memenangi dua dari empat edisi di Turin dan memiliki catatan 50-18 di ajang tersebut, menurut indeks menang/kalah ATP.

ATP Finals akan berlangsung di Inalpi Arena pada 9-16 November dengan menampilkan delapan petenis peringkat tertinggi musim 2025.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.