Terbesar di Pertamina, PLTS Zona Rokan Dorong Efisiensi dan Pengurangan Emisi
Sabtu, 18 Okt 2025, 22:35 WIBJAKARTA- PT. Pertamina (Persero) melalui Subholding dan Anak Perusahaan terus meningkatkan penggunaan energi bersih di seluruh wilayah operasi perusahaan untuk mendorong target pengurangan emisi karbon nasional.Â
Melalui kolaborasi Subholding Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbesar di Pertamina Group, dengan kapasitas 25,7 MWp.
Koordinator PLTS Rokan Suadi An'arih Sembiring, mengatakan PLTS Zona Rokan dibangun di tiga lokasi yakni Rumbai, Duri dan Dumai yang menghasilkan listrik bersih hingga 76.237.827 kilo watt hour (kWh) per tahun. Sebagai ilustrasi, pemakaian listrik di rumah besar rata-rata mencapai 10 ribu kWh per tahun.Â
âPLTS Zona Rokan sebagai yang terbesar di Pertamina Group telah mendukung pengurangan emisi karbon mencapai 78.396 Ton CO2 per tahun. Jumlah ini setara dengan penanaman sekitar 1 juta pohon,â ujar Suadi.
Suadi menambahkan, listrik bersih dari PLTS Zona Rokan digunakan untuk operasional kantor hingga penerangan kompleks perumahan karyawan sehingga semuanya memiliki tanggung jawab untuk sama-sama mendorong transisi energi bersih dalam kehidupan sehari-hari.
âPLTS Zona Rokan dikelola oleh Tim Operator yang memiliki kompetensi dan tersertifikasi sehingga menjamin keandalan pasokan secara berkelanjutan,â imbuh Suadi.
Ia menambahkan, penggunaan PLTS di Zona Rokan selain lebih bersih juga lebih efisien. Perkiraan penghematan di Zona Rokan dalam setahun mencapai Rp 50 miliar. Kapasitas PLTS ini akan ditingkatkan, ditargetkan menjadi 55,7 MWp.Â
âNantinya energi bersih akan menjadi tulang punggung dalam operasional Zona Rokan untuk mendukung target pengurangan emisi sekaligus swasembada energi nasional,â tandas Suadi.
Analyst II Governance Relation Pertamina NRE, Arif Mulizar mengatakan sebagai motor penggerak bisnis energi bersih di Pertamina Group, Pertamina NRE terus mengembangkan solar panel di seluruh wilayah operasional Pertamina Group.
âSelain Zona Rokan, Pertamina NRE telah membangun solar panel hampir di semua kilang milik Pertamina. Penggunaan energi terbarukan berbasis PLTS sangat cocok dengan musim di Indonesia,â ujar Arif.Â
Investasi Besar
Menurut Arif, penggunaan energi terbarukan membutuhkan investasi besar tetapi dengan dukungan insentif bisa mencapai nilai keekonomian.Â
âPertamina NRE akan terus mengembangkan energi baru terbarukan dengan mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia seperti PLTS dan panas bumi,â tandas Arif.
- Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
- Blok Rokan
- Transisi Energi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Butuh Investasi Besar, Pemerintah Harus Gandeng Investor Swasta Bangun PLTS 100 GW
-
Chelsea Melaju ke Final Piala FA Setelah Tundukan Leeds United 1-0
-
Realme C100 Segera Masuk Indonesia, Bidik Anak Muda
-
Tekan Impor BBM, PTPN I Uji Coba Tanam Sorgum 20 Hektare Dukung Bioetanol
-
Ribuan Warga Badui Dalam dan Luar Ikuti Ritual Seba di Pendopo Lebak
-
Lampaui Target 14,7%! PLN NP Cetak 245 GWh Energi Hijau di Awal 2026
-
Green Financing Dibuka! Proyek Hijau RI Kini Gampang Dapat Modal, ESG-IN Gandeng IDCTA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.