Dua Orang Tewas Terinjak-injak Saat Pemakaman Pemimpin Oposisi Kenya, Raila Odinga

Sabtu, 18 Okt 2025, 09:33 WIB

NAIROBI - Dua orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat berdesakan di pemakaman pemimpin oposisi Kenya yang dihormati Raila Odinga pada hari Jumat (17/10) saat hendak melihat peti jenazahnya, kata Dokter Lintas Batas.  

Peristiwa ini terjadi sehari setelah tiga orang tewas ketika pasukan keamanan melepaskan tembakan untuk membubarkan kerumunan yang ingin melihat jenazah Odinga dalam upacara terpisah.

Ket. Foto: Gelombang pelayat yang mencoba mencapai peti jenazah Odinga di lapangan berubah menjadi maut. — Sumber: Fox News

Odinga, 80 tahun, meninggal dunia karena dugaan serangan jantung di sebuah klinik kesehatan di India Selatan pada hari Rabu, memicu curahan duka mendalam bagi pria yang dikenal dengan sebutan "Baba" (ayah) oleh banyak warga Kenya. 

Upacara pemakaman kenegaraan hari Jumat diawali dengan tenang di Stadion Nyayo, Nairobi. Presiden William Ruto menyampaikan kepada khalayak bahwa Odinga "berjalan di antara kita sebagai seorang pria, tetapi juga menyerbu di antara kita sebagai sebuah gerakan untuk perubahan, sebuah gerakan untuk keadilan... untuk Kenya yang lebih baik dan lebih hebat."

Beberapa saat kemudian, gelombang pelayat yang mencoba mencapai peti jenazah di lapangan berubah menjadi maut.

Wartawan AFP melihat orang-orang terinjak-injak, menyebabkan beberapa orang mengalami patah tulang atau kesulitan bernapas.

Lembaga amal medis Doctors Without Borders (MSF) mengatakan responden darurat "merawat 163 pasien dan merujuk 34 lainnya untuk perawatan lebih lanjut".

"Sebagian besar cedera melibatkan trauma tumpul dan patah tulang. Tragisnya, dua nyawa melayang dalam desak-desakan itu," kata MSF dalam sebuah pernyataan. 

Odinga bisa dibilang tokoh politik paling penting dari generasinya di Kenya, menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2008 hingga 2013 tetapi tidak pernah berhasil memenangkan kursi kepresidenan meskipun telah mencobanya sampai lima kali. 

Namun, ia bertahan lebih lama dari banyak pesaingnya dan dianggap sebagai pemain utama dalam mengembalikan Kenya ke demokrasi multi-partai pada tahun 1990-an dan mengawasi konstitusi tahun 2010 yang dipuji banyak orang. 

"Saya punya kebebasan berpendapat berkat Raila... Saya di sini karena dia ayahnya," kata Paul Oloo, seorang pendukung di pemakaman tersebut. 

Terjadi pula kekacauan pada hari Kamis ketika jenazah Odinga dipulangkan dari India dan dibawa ke stadion lain di pinggiran Nairobi untuk dilihat oleh para pelayat. 

Saat kerumunan besar menyerbu menuju gerbang VIP, pasukan keamanan melepaskan tembakan, menewaskan sedikitnya tiga orang, menurut kelompok hak asasi terkemuka VOCAL Africa berdasarkan informasi dari kamar mayat kota.

Belum jelas apakah pasukan keamanan menembak langsung ke arah kerumunan atau menggunakan peluru tajam. Otopsi dijadwalkan pada hari Selasa.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.