Trade Expo Indonesia 2025, Mendag Sumringah! Transaksi Capai Rp286 Triliun, Lampaui Target

Jumat, 17 Okt 2025, 22:30 WIB

TANGERANG – Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025 mencatat capaian gemilang. Total transaksi sementaranya berhasil melampaui target, menunjukkan besarnya minat dan kepercayaan dunia terhadap produk-produk Indonesia.

Pencapaian ini menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, potensi ekspor nasional tetap tangguh dan kompetitif.

Ket. Foto: Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di Tangerang, Banten. — Sumber: Antara.

Keberhasilan TEI bukan hanya diukur dari angka transaksi, tetapi juga dari semakin luasnya jejaring bisnis yang terbentuk antara pelaku usaha dalam negeri dan mitra internasional.

Banyak produk lokal — mulai dari komoditas unggulan, kerajinan, hingga inovasi teknologi — mendapatkan panggung dan membuka peluang kontrak jangka panjang.

Capaian ini juga mencerminkan hasil nyata dari upaya pemerintah mendorong diversifikasi pasar ekspor dan memperkuat diplomasi ekonomi.

Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum ini dengan memastikan tindak lanjut transaksi berjalan efektif dan pelaku UMKM bisa ikut menikmati manfaatnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) menyebut total transaksi sementara penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 telah mencapai 17,27 miliar dolar AS atau setara Rp286 triliun.

Budi mengatakan perhitungan tersebut didapatkan dari hasil penandatangan nota kesepahaman (MoU) selama dua hari, yakni 15-16 Oktober 2025 antara pelaku usaha Indonesia dengan pembeli atau buyer luar negeri.

"Jadi totalnya itu, sampai hari kedua sekitar 17,27 miliar dolar AS. Ini sampai hari kedua ya. Hari ketiga kan nanti sore dihitung lagi," ujar Budi ditemui di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (17/10).

Pada hari pertama TEI, telah dilaksanakan 131 nota kesepahaman dengan nilai 9,98 miliar dolar AS. Sementara hari kedua, ditutup dengan 139 nota kesepahaman yang bernilai 7,22 miliar dolar AS.

Adapun produk-produk yang diminati oleh pembeli luar negeri antara lain, batu bara, investasi energi biru, emas, biodiesel, furnitur, minyak kelapa sawit dan turunannya, perhiasan, arang kayu, produk rempah, serta produk makanan dan minuman.

Pada tahun ini, TEI 2025 diikuti oleh 1.619 peserta dengan 8.045 buyers terdaftar dari 130 negara. Pameran ini dibagi ke dalam tiga zona utama, yaitu produk pangan dan pertanian, produk manufaktur, serta jasa dan gaya hidup.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan capaian transaksi dagang TEI 2025 bisa mencapai 16,5 miliar dolar AS atau senilai Rp273,5 triliun.

Pada 2024, Kemendag menargetkan pameran dagang ini sebesar 15 miliar dolar AS, namun hasil realisasi dari keseluruhan transaksi mampu mencapai 22,73 miliar dolar AS atau senilai Rp370,88 triliun.

Karena pada akhirnya, keberhasilan TEI bukan sekadar soal angka, tetapi tentang bagaimana Indonesia terus memperkuat posisinya di peta perdagangan global.

  • Trade Expo Indonesia 2025

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.