Aset Idle Pemerintah Harus Dimanfaatkan Bantu UMKM

Jumat, 17 Okt 2025, 03:06 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, mengatakan seluruh aset milik pemerintah yang menganggur harus dimanfaatkan untuk mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat.

“Presiden memberikan arahan tidak boleh ada fasilitas milik pemerintah yang menganggur, idle, yang tidak berfungsi dengan baik. Gunakanlah ruang-ruang, tempat-tempat, dan fasilitas yang dimiliki pemerintah untuk mendorong tumbuh kembangnya pemberdayaan masyarakat kita,” kata Menko Muhaimin Iskandar dalam acara puncak pemberian Mandaya Awards 2025 di Jakarta, Kamis (16/10).

Ket. Foto: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar. — Sumber: Antara

Menurut dia, hal tersebut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin seluruh fasilitas yang ­dimiliki pemerintah bermanfaat bagi masyarakat terutama dapat membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Nantinya setiap fasilitas milik negara yang menganggur akan diupayakan agar dapat dimanfaatkan untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“UMKM kita yang terus tumbuh dan besar membutuhkan perhatian sangat serius. Berikan fasilitas yang memadai. Prioritaskanlah UMKM kita menikmati dan mendapatkan fasilitas yang lebih dibanding kita para penyelenggara pemerintah,” ungkap dia.

“Kita ingin agar UMKM benar-benar menjadi solusi yang kita fasilitasi dengan sungguh-sungguh. Bahkan, berbagai fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah, hendaknya lebih memprioritaskan kemajuan UMKM kita,” imbuh Menko Muhaimin.

Pihaknya berharap pemanfaatan aset menganggur milik pemerintah untuk UMKM menjadi solusi permasalahan lokasi dan biaya sewa yang kerap dihadapi oleh pengusaha UMKM.

Terlebih, menurut dia, banyak aset menganggur milik pemerintah yang bertempat di lokasi strategis dan ramai dengan aktivitas masyarakat.

“Tidak ada jalan lain kecuali pemberdayaan yang dilakukan dengan merelakan fasilitas pemerintah guna kemajuan-kemajuan UMKM kita,” ucap Menko Muhaimin saat menanggapi soal iklim dunia usaha yang kurang berpihak pada UMKM.

“Kadang UMKM tidak mendapatkan tempat strategis bagi tumbuh berkembangnya dengan baik. Terlampau mahal buat UMKM kita untuk bisa bersaing di tengah pasar yang begitu keras. Tidak ada jalan lain, kecuali pemberdayaan yang dilakukan memanfaatkan fasilitas itu untuk kemajuan UMKM,” kata Muhaimin Iskandar.

Sementara itu dalam ajang Mandaya Awards 2025 yang digelar Kemenko PM, Menko Muhaimin memberikan penghargaan kepada 50 pelaku pemberdayaan masyarakat.

“Pemberian penghargaan terhadap masyarakat yang berjasa dalam upaya pemberdayaan ini bukan sekadar seremoni tetapi sebuah upaya mendorong semakin banyak pelaku pemberdayaan masyarakat,” ucap Menko Muhaimin. Ant/I-1

  • Pengelolaan Fasilitas

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.