- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Diminta Beri P...
Pemprov DKI Diminta Beri Penyuluhan Kesehatan Terkait Cuaca Panas Ekstrem
Kamis, 16 Okt 2025, 09:46 WIBJAKARTA â Direktur Penyakit Menular WHO Kantor Regional Asia Tenggara 2018â2020, Prof Tjandra Yoga Aditama, berpendapat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang dampak dari cuaca panas untuk mengantisipasi munculnya masalah kesehatan.
"Selain oleh Dinas Kesehatan Jakarta, maka penyuluhan juga dapat dilakukan oleh seluruh aparat pemerintah kota di semua tingkatan sampai Kelurahan dan RT RW juga," kata Ketua Majelis Kehormatan Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu saat dihubungi di Jakarta, Kamis (16/10).
Menurut dia, sejumlah masalah kesehatan yang dapat muncul akibat cuaca panas ekstrem, antara lain sengatan panas (heatstroke), dehidrasi, keracunan makanan akibat bakteri yang lebih cepat berkembang biak, serta kelelahan akibat panas.
Dia pun mengingatkan agar masyarakat sedapat mungkin berada di tempat teduh, tidak terkena matahari langsung, terutama pada tengah hari, serta mengonsumsi air mineral minimal delapan gelas sehari.
"Wajib sekali banyak minum, baik kalau bisa lebih dari delapan gelas sehari," ujar Tjandra.
Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat sebaiknya jangan menambah panas dengan paparan mesin atau asap di ruang tertutup karena berpotensi mengalami keracunan gas, serta jangan menambah panas dengan membakar sampah.
Kemudian, apabila mengalami gejala tidak enak, seperti pusing, lemah dan lainnya, maka disarankan agar segera beristirahat, dan jika berlanjut, segera konsultasikan ke petugas kesehatan.
"Tentu yang lebih perlu waspada lagi adalah mereka dengan daya tahan tubuh rendah, para lansia dan mereka dengan gangguan imunitas," ungkap Tjandra.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena cuaca panas yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia disebabkan posisi gerak semu matahari yang berada di selatan ekuator pada Oktober dengan suhu maksimal 36,7 derajat Celsius.
Fenomena itu diprakirakan terjadi hingga November 2025.Kendati demikian, Pemprov DKI pada Rabu (15/10) mengatakan kondisi cuaca di Jakarta masih dalam kategori normal dan tidak mengkhawatirkan.Â
Berita Terkait:
-
Akibat Gas Nyangkut, Kapal Tabrak Permukiman di Banda
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sejumlah Wilayah di Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan pada Kamis
-
Google Kerja Sama AI dengan Pentagon, Ratusan Karyawan Menentang
-
TNI AD Pastikan Jembatan Armco di Bener Meriah Aceh Layak Digunakan Warga
-
Cuaca Hari Ini, Hujan Petir Berpeluang Melanda Tanjungpinang Kepri dan Banjarmasin Kalsel
-
BMKG Imbau Warga Banten Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem pada 3–8 Mei
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.