Wamen Stella Christie Tegaskan SDM Unggul Kunci Hadapi Tantangan AI

Selasa, 14 Okt 2025, 09:23 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai kunci utama menghadapi tantangan global kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

"Kuncinya bukan pada teknologinya, tetapi pada manusianya. SDM yang memiliki empati, kreativitas, dan kemampuan berpikir analitis tidak akan tergantikan oleh AI," katanya melalui keterangan di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: Wamendiktisaintek Stella Christie membawakan Kuliah Umum pada Angkatan XXVI TA. 2025 Lemhannas RI, Jakarta, Senin (13/10/2025). — Sumber: Kemdiktisaintek

Wamendiktisaintek memaparkan berbagai fenomena global yang menunjukkan bagaimana AI telah mengambil peran besar dalam dunia kerja dan kehidupan sosial.

Salah satu studi menunjukkan bahwa jawaban berbasis AI seperti ChatGPT, dinilai lebih empati dan akurat dibandingkan dokter manusia dalam beberapa kasus medis.

Menurut Stella, hal ini harus menjadi refleksi penting bahwa teknologi dapat melampaui manusia jika manusia berhenti mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan dan kapasitas berpikir.

Ia mengemukakan data dari World Economic Forum (WEF) mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, AI diprediksi menciptakan 97 juta pekerjaan baru, namun sekaligus menghilangkan 92 juta pekerjaan lama, sebagian besar akibat otomatisasi.

Oleh karena itu, Stella menekankan peningkatan kompetensi dan pelatihan berkelanjutan (upskilling dan reskilling) menjadi hal yang mendesak untuk menghindari ketertinggalan.

"Kalau kita tidak beradaptasi, AI akan menjadi disruptor. Tapi kalau kita bijak mengelolanya, AI akan menjadi enabler," tegasnya.

Lebih lanjut, Wamendiktisaintek menjelaskan bahwa AI memiliki empat dimensi utama yang menjadi tantangan global, yakni ancaman terhadap ketenagakerjaan dan kesenjangan ekonomi, kerentanan terhadap keamanan siber, penurunan reliabilitas informasi (hoaks dan disinformasi), serta peningkatan kesenjangan digital antarnegara dan antarkelompok masyarakat.

Namun, ia menyebut sejumlah tantangan tersebut juga dapat menjadi peluang jika dikelola dengan tepat. AI dapat membantu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan keamanan siber berbasis kecerdasan buatan, memperkuat mekanisme pemeriksaan fakta, dan pemerataan akses pendidikan serta kesehatan.

"AI bukan musuh manusia. AI adalah alat. Jika kita mampu mengarahkan, mengatur, dan mengawasinya, maka AI akan memperkuat bangsa, bukan melemahkannya," tutur Stella Christie.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.