Sentimen Tarif Masih Dominan, 14 Oktober 2025
Selasa, 14 Okt 2025, 08:55 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuÂatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan, hari ini (14/10), seiring meningkatnya kewaspadaan pasar terhadap tensi dagang antara Tiongkok dan Amerika SeriÂkat (AS). Ketidakpastian hubungan ekonomi kedua negara tersebut membuat investor cenderung bersikap hati-hati dan menahan diri dari aset berisiko, termasuk mata uang emerging market, seperti rupiah.
Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi melihat investor tetap waspaÂda terhadap perubahan kebijakan yang tak terduga dari Pemerintah AS. Selain itu, AS juga tengah menyambut periode libur Hari Columbus/ Hari Masyarakat Adat yang berpotensi menunda rilis data ekonomi sehingga dapat berpengaruh pada pergerakan rupiah.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah daÂlam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (14/10), bergerak melemah di kisaran 16.570 - 16.620 rupiah per dollar AS. Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Senin (13/10) sore, melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.573 ruÂpiah per dollar AS.
Ibrahim menganggap pelemahan rupiah dipicu anÂcaman tarif 100 persen terhadap impor barang-barang Tiongkok. âPresiden AS Donald Trump memicu kembali ketegangan perdagangan pada hari Jumat dengan menganÂcam akan mengenakan tarif hingga 100 persen pada impor Tiongkok dan memperketat kontrol ekspor pada teknologi penting. Pernyataan tersebut meresahkan pasar keuangan,â katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (13/10).
Mengutip Anadolu, Trump berjanji mengenakan tarif baru sebesar 100 persen terhadap barang-barang TiongÂkok dan membatasi ekspor perangkat lunak penting seteÂlah Beijing mengumumkan pembatasan ekspor mineral tanah jarang.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Dongkrak Transaksi Aset Kripto di Tengah Demam Bola, Pintu Gelar Kompetisi Trading
-
Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru
-
Warga Diteror Ribuan Kutu Beras, Bulog Karawang Tindaklanjuti
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
-
Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Sudah Layak Turun, Bisa Ringankan Beban Kelas Menengah dan Dongkrak Daya Beli
-
Tradisi Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari
-
PP. PBVSI Targetkan Tim U-18 Indonesia Tembus Babak 4 Besar AVC Boys' Asia U18 Volleyball Championship 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.