Pemkot Makassar Siap Gunakan APBD untuk Dorong UMKM Daerah
Senin, 13 Okt 2025, 01:30 WIBMakassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan siap mengalokasikan 50 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk produk lokal, khususnya dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dia menjelaskan dalam alokasi APBD, pemkot tengah berupaya mengarahkan 50 persen belanja daerah untuk produk lokal, dan setengah dari porsi tersebut diperuntukkan pelaku UMKM.
"Kita ingin putaran anggaran daerah kembali ke masyarakat. Dengan begitu, pelaku usaha lokal yang berjuang bisa naik kelas dan semakin mandiri," katanya di Makassar, Minggu (12/10).
Sehari sebelumnya, pada Localistic Trade Fest 2025, ia juga menyampaikan komitmen dalam mendorong produk lokal agar bisa menembus pasar internasional.
"Pemerintah kota hadir memberikan dukungan penuh, bahwa produk lokal UMKM Makassar layak bersaing di panggung dunia," ujar dia.
Ia mengatakan pengembangan produk lokal tidak hanya terbatas pada sektor fesyen, tetapi juga mencakup kuliner, kerajinan, dan produk-produk kreatif lainnya.
Dia mengatakan pelaku UMKM harus diberi ruang lebih besar untuk tampil sejajar dengan jenama besar agar produk Makassar semakin dikenal.
Maka dari itu, Munafri mengajak para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk agar bisa menembus pasar nasional hingga internasional.
"Kalau kita ingin memajukan produk lokal, maka kita harus memberi mereka panggung di depan, bukan hanya pelengkap. Ini harus jadi tradisi baru yang menumbuhkan kebanggaan terhadap produk sendiri," kata dia.
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Makassar Evi Aprialti menyatakan memberikan perhatian besar terhadap keterlibatan generasi muda dalam pengembangan produk lokal.
Bahkan, dia menilai, kalangan muda memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi dan memperkuat jenama produk Makassar.
"Kita harus membudayakan kepada generasi muda, agar mereka tahu dan bangga bahwa produk lokal Makassar sebenarnya lebih bagus dari produk luar," katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenperin Tegaskan Investasi Manufaktur Nasional Terus Tumbuh
-
Kemendagri Gandeng BPS dan BNPP Petakan 15.000 Rumah di Perbatasan Jadi Layak Huni
-
Usai OTT KPK, Aktivitas KPP Pratama dan Madya Banjarmasin Tetap Berjalan Normal
-
Polda Bali Tegaskan Pulau Dewata Aman, Respons Travel Warning Korea Selatan
-
Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak Penertiban, Solusi Modal Usaha agar Tak Kembali Langgar Aturan
-
Korea Selatan Resah Usai Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik
-
Gubernur Jambi Perkuat UMKM sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.