- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hamas Serahkan 7 Sandera k...
Hamas Serahkan 7 Sandera ke Palang Merah di Kota Gaza
Senin, 13 Okt 2025, 14:02 WIBGAZA - Hamas telah menyerahkan tujuh dari 20 sandera yang selamat kepada perwakilan Palang Merah di Kota Gaza, kata tentara Israel, Senin (13/10), sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Gaza.
Ketujuh sandera tersebut dipindahkan ke Palang Merah di Gaza, kelompok pertama dari jumlah perkiraan 20 orang yang selamat, menurut dinas militer dan keamanan Israel. Â Â Â
"Menurut informasi yang diberikan oleh Palang Merah, tujuh sandera telah dipindahkan ke tahanan mereka, dan sedang dalam perjalanan ke pasukan IDF dan ISA di Jalur Gaza," kata pernyataan itu.Â
"IDF siap menerima sandera tambahan yang diperkirakan akan diserahkan ke Palang Merah nanti."
Kerumunan besar orang yang berkumpul untuk mendukung keluarga sandera di Tel Aviv bersorak kegirangan mendengar laporan tersebut, yang mengutip sumber keamanan Israel.
Menanggapi pertanyaan AFP, militer Israel mengatakan menunggu konfirmasi resmi.
Sementara Presiden AS Donald Trump telah berangkat untuk melakukan perjalanan ke Israel dan Mesir. Ia akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak perdamaian Gaza bersama Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.
Perkembangan penting terkini:
Pertukaran Sandera-Tahanan
Kesepakatan damai Gaza bergantung pada kepatuhan kedua belah pihak terhadap perjanjian untuk menukar sandera yang disita dari Israel dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dengan warga Palestina yang ditahan di penjara Israel.
Tahap awal kesepakatan gencatan senjata mencakup pembebasan 47 sandera Israel yang masih hidup dan meninggal yang disandera pada 7 Oktober 2023 dengan imbalan 250 tahanan dan 1.700 warga Gaza yang ditahan oleh Israel sejak perang pecah.
Hamas juga diperkirakan akan menyerahkan jenazah seorang prajurit yang tewas pada tahun 2014 selama perang Gaza sebelumnya.
Sayap bersenjata Hamas pada hari Senin menerbitkan daftar 20 nama, dan tak lama kemudian militan menyerahkan tujuh sandera pertama kepada perwakilan Palang Merah di Kota Gaza.Â
Penyerahan itu memicu sorak-sorai kegembiraan di Tel Aviv di mana banyak orang berkumpul untuk mendukung keluarga para sandera.
Israel memperkirakan seluruh 20 sandera yang masih hidup akan diserahkan kepada Palang Merah "Senin pagi", menurut juru bicara kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menjelang batas waktu tengah hari (09.00 GMT) berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata yang diusulkan Trump.
Juru bicara Netanyahu mengatakan para tahanan akan "dibebaskan setelah Israel mendapat konfirmasi bahwa semua sandera kami yang akan dibebaskan besok telah melintasi perbatasan ke Israel".
Israel tidak memperkirakan semua sandera yang tewas akan dikembalikan pada hari Senin.
KTT Gaza
Trump dan Sisi akan memimpin pertemuan puncak perdamaian Gaza yang dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia pada hari Senin di Sharm El-Sheikh, Mesir.
Pertemuan tersebut bertujuan "untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dan mengawali era baru keamanan dan stabilitas regional", kata kantor kepresidenan Mesir.
Pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan bahwa sebuah "dokumen yang mengakhiri perang di Jalur Gaza" diharapkan akan ditandatangani selama pertemuan "bersejarah" tersebut.
Sumber diplomatik mengatakan mediator AS, Mesir, Qatar dan kemungkinan Turki akan menandatangani dokumen jaminan selama pertemuan puncak.
Namun, tidak ada satu pun pihak yang bertikai akan hadir, karena kantor Netanyahu menyatakan tidak ada pejabat Israel yang akan ambil bagian, menyusul konfirmasi sebelumnya dari Hamas yang menyatakan pihaknya tidak akan mengirimkan perwakilan.
Di antara mereka yang diperkirakan hadir adalah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Raja Yordania Abdullah II, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan. Kanada juga akan diwakili oleh Perdana Menteri Mark Carney.
Mesir mengatakan 21 negara akan ambil bagian, dengan perwakilan juga diharapkan dari Uni Eropa dan Liga Arab, Uni Emirat Arab, Oman, Pakistan, Indonesia, India, dan Jerman, antara lain.
Iran mengatakan pada hari Senin, baik Presiden Masoud Pezeshkian maupun Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi tidak akan hadir, setelah mengonfirmasi bahwa mereka menerima undangan.
- Gencatan Senjata Gaza
- Pertukaran Sandera dan Tahanan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Dukung Literasi Pajak Digital, Etos Kreatif Indonesia Gelar Sosialisasi Coretax
-
Palembang Marketing Festival 2025, Katalisator Semangat Wong Kito Galo di Era AI
-
Menko PM Pastikan Seleksi Ketat, Siswa Sekolah Rakyat Hanya untuk yang Benar-Benar Tak Mampu
-
Komitmen Sekolah Adat Papua untuk Melestarikan Tradisi dan Budaya
-
Kurangi Angka Pengangguran, Keterampilan Pelajar SMK di Jakarta Harus Ditingkatkan
-
Sidang uji materiil UU Pilkada
-
Hamas dan Israel Siap Lakukan Pertukaran Sandera dan Tahanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.