• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Teknologi ERP Baru Berbasi...

Teknologi ERP Baru Berbasis AI Lebih Hemat Waktu dan Tingkatkan Efisiensi Perusahaan

Minggu, 12 Okt 2025, 17:34 WIB

JAKARTA– Di tengah revolusi digital yang sedang berlangsung di Indonesia, Rimini Street, perusahaan teknologi global siap memberikan terobosan baru berupa teknologi enterprise resource planning (ERP) berbasis kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini diharapkan dapat mengubah cara perusahaan menjalankan proses bisnis mereka.

Dalam pertemuan dengan para jurnalis di Jakarta, Seth Ravin, CEO Rimini Street, mengungkapkan bahwa teknologi ERP berbasis AI dapat membantu perusahaan menghemat waktu, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi secara signifikan.

Ket. Foto: Ilustrasi enterprise resource planning (ERP) berbasis kecerdasan buatan dari Rimini Street. Berbasis kecerdasan buatan (AI), inovasi ini diharapkan dapat mengubah cara perusahaan menjalankan proses bisnis mereka. — Sumber: Rumini Street

Seth menjelaskan bahwa dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, kecepatan dan efisiensi adalah dua faktor kunci yang menentukan keberhasilan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, penerapan teknologi ERP berbasis AI menjadi sangat penting.

“Dengan ERP berbasis AI, kami bisa mengotomatisasi banyak proses yang sebelumnya memerlukan banyak waktu dan tenaga manusia. Proses-proses seperti manajemen inventaris, perencanaan sumber daya, hingga pengambilan keputusan kini bisa dilakukan secara otomatis oleh sistem yang cerdas,” kata Seth melalui keterangannya pada hari Minggu (12/10).

Seth memberikan contoh konkret bagaimana teknologi ini dapat mengubah cara perusahaan bekerja. Misalnya, dalam tugas manajemen inventaris yang biasanya memakan waktu hingga 20 menit dengan melibatkan berbagai sistem, AI dalam ERP bisa menyelesaikannya hanya dalam beberapa klik.

“Bayangkan jika pekerjaan yang selama ini memakan waktu berjam-jam bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Itu berarti efisiensi yang sangat tinggi dan penghematan waktu yang besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Seth menambahkan bahwa dengan teknologi ERP berbasis AI, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia dalam menjalankan beberapa fungsi administratif dan operasional.

“AI memungkinkan perusahaan untuk menggantikan pekerjaan manual yang memakan waktu, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan akurasi dalam setiap Keputusan yang diambil. Semua ini berkontribusi pada penghematan biaya operasional,” tambahnya.

Penerapan teknologi AI dalam ERP juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perusahaan. Seth menyoroti bahwa kemampuan sistem untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat, baik itu dalam hal kebijakan global, permintaan pasar, atau peraturan baru, adalah salah satu keuntungan utama dari teknologi ini.

“Perusahaan harus bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Dengan ERP berbasis AI, mereka dapat dengan mudah mengubah dan menyesuaikan proses bisnis mereka tanpa perlu melakukan pembaruan yang rumit,” tutur Seth.

Namun, di balik keuntungan besar yang ditawarkan, Seth juga mengingatkan tentang tantangan yang mungkin dihadapi perusahaan dalam mengadopsi teknologi baru ini. Salah satu tantangan utama adalah kebutuhan untuk melatih tenaga kerja agar mereka dapat beradaptasi dengan sistem baru yang berbasis AI.

“AI memang bisa menggantikan beberapa pekerjaan manusia, tetapi kita juga harus mempersiapkan tenaga kerja untuk pekerjaan baru yang muncul sebagai hasil dari adopsi teknologi ini,” katanya.

Dalam hal ini, Seth mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia yang telah memulai program pelatihan dan pendidikan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil di era digital.

“Pemerintah Indonesia telah mulai menyadari pentingnya pendidikan digital, dan ini adalah langkah positif untuk memastikan bahwa tenaga kerja di Indonesia siap menghadapi perubahan yang dibawa oleh teknologi,” tambah Seth.

Rimini Street, dengan solusi ERP berbasis AI yang inovatif, berkomitmen untuk membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mempercepat adopsi teknologi ini dan mengoptimalkan proses bisnis mereka.

“Kami ingin membantu perusahaan Indonesia untuk bergerak ke depan, menghemat waktu, mengurangi biaya, dan beroperasi dengan lebih efisien. Dengan teknologi yang tepat, kami yakin perusahaan Indonesia bisa bersaing lebih baik di pasar global,” tutupnya.

Dengan adopsi ERP berbasis AI, perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital yang semakin berkembang, meningkatkan efisiensi operasional mereka, dan mendapatkan keunggulan kompetitif yang signifikan dalam pasar yang semakin ketat.

  • kecerdasan buatan (AI)
  • efisien
  • enterprise resource planning (ERP)
  • Rumini Street
  • hemat waktu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.