Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Patrick Kluivert Puji Maarten Paes dan Ole Romeny: “Mereka Luar Biasa Setelah Cedera Panjang'

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 17:48 WIB | Oleh:
Patrick Kluivert Puji Maarten Paes dan Ole Romeny: “Mereka Luar Biasa Setelah Cedera Panjang' Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mengikuti sesi latihan resmi jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (24/3).

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memuji penampilan Maarten Paes dan Ole Romeny yang tampil gemilang usai pulih dari cedera panjang dalam laga melawan Arab Saudi di Jeddah, Kamis (9/10) dini hari. Keduanya disebut memberi dampak besar meski Garuda kalah 2-3.

Dalam laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu, keduanya tampil apik padahal baru sembuh dari cedera panjang.

Maarten sudah tak bermain sejak Agustus karena cedera hamstring, sementara Ole karena cedera parah yang didapatkannya dari Piala Presiden 2025 pada Juli.

"Saya juga harus mengatakan, penjaga gawang, Maarten Paes, dia mengerjakan tugasnya dengan sangat baik," kata Kluivert pada jumpa pers pasca pertandingan, Kamis.

"Ole datang dengan sangat baik. Saya pikir, setelah sekian lama tidak bermain di pertandingan resmi, saya tahu saya sangat senang dengan penampilannya," lanjut Kluivert, tentang Ole.

Indonesia memang kalah 2-3 dari Arab Saudi, namun penampilan Maarten patut diacungi jempol karena menghindarkan Garuda menelah kekalahan lebih banyak. 

Maarten, yang sudah sembilan kalli bermain utuk Garuda, melakukan tujuh penyelamatan penting Kamis dini hari tadi. 

"Setelah lama absen, saya perlu memberikan topi kepada penjaga gawang karena dia memainkan permainan yang fantastis hari ini," kata Kluivert memuji kipernya tersebut.

Untuk Ole, pemain Oxford United membuat permainan Garuda membaik sejak masuk pada menit ke-64. 

Salah satu aksinya dalam laga itu membuahkan penalti untuk timnya, ketika tangan bek Arab Saudi Nawaf Bu Washl menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Kevin Diks yang ditunjuk sebagai algojo penalti pada laga itu sukses menjalankan tugasnya dengan baik, untuk memperkecil skor menjadi 2-3 pada menit-menit akhir.

"Handball dan penalti yang keluar adalah aksinya, jadi saya sangat senang dia bermain sesuai harapan, tanpa hal-hal yang perlu dikhawatirkan. Jadi sekali lagi, performa Ole saat dia datang sangat bagus. Saya senang dia sedang dalam perjalanan kembali," ucap pelatih asal Belanda tersebut.

Semangat Juang Tinggi

Kluivert juga menilai para pemainnya telah menunjukkan semangat juang tinggi meskipun harus menelan kekalahan 2–3 dari Arab Saudi.

“Hasil ini sangat mengecewakan, tetapi para pemain saya bertarung seperti singa. Saya bangga dengan usaha mereka,” kata Kluivert dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari rekaman audio yang diterima pewarta.

Pelatih asal Belanda itu menilai Indonesia memulai laga dengan baik, namun kehilangan kendali permainan setelah berhasil unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Kevin Diks.

“Kami memulai pertandingan dengan cukup baik, tetapi setelah unggul 1–0, kami kehilangan momentum. Kami tidak menjaga ruang antar lini dengan baik sehingga pemain sayap lawan bisa memanfaatkan celah dan menekan pertahanan kami,” ujarnya.

Menurut Kluivert, gol pertama Arab Saudi menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan. Setelah itu, timnya kesulitan mengembalikan ritme permainan.

Meski menelan kekalahan, Kluivert menegaskan tidak ingin mencari-cari alasan. Ia mengakui sejumlah pemain Indonesia yang bermain di Eropa dan Amerika baru bergabung dua hari sebelum laga, namun hal tersebut disebutnya bukan alasan untuk hasil akhir.

“Saya bukan tipe pelatih yang bersembunyi di balik alasan. Ya, pemain-pemain dari luar negeri baru datang kemarin, dan itu bukan situasi ideal, tetapi kami harus menerimanya,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Kluivert menyebut pertandingan berjalan seimbang dan Indonesia hanya kalah tipis dari segi efektivitas.

“Selisihnya kecil. Arab Saudi memang diuntungkan karena bermain di kandang, tetapi secara umum kami bisa mengimbangi permainan mereka,” ujar pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kluivert juga memuji penampilan penjaga gawang Marteen Paes, yang tampil impresif meski kebobolan tiga gol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.