FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi Berat ke Federasi Sepak Bola Malaysia, Pemain Asing Dilarang Main 12 Bulan

Selasa, 07 Okt 2025, 15:45 WIB

JAKARTA – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi memberikan sanksi tegas kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain asing setelah ditemukan pelanggaran berat terkait pemalsuan dokumen. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Komite Disiplin FIFA usai melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus yang mengguncang sepak bola Asia Tenggara tersebut.

Dalam laporan resminya, FIFA menyebut bahwa FAM dan para pemain terlibat dalam pelanggaran administratif serius yang bertentangan dengan prinsip kejujuran dan integritas olahraga.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

“FIFA tidak akan menoleransi tindakan yang merusak kredibilitas kompetisi sepak bola, terutama yang menyangkut manipulasi data dan dokumen,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut.

20251007153546_1000223460.jpg

Sebagai konsekuensinya, FIFA menjatuhkan sanksi denda sebesar 350.000 franc Swiss (CHF) atau sekitar Rp6,3 miliar kepada Federasi Sepak Bola Malaysia. Denda tersebut harus disetor penuh ke FIFA dalam waktu 30 hari sejak keputusan diterbitkan. Selain itu, tujuh pemain asing yang terbukti bersalah juga dikenai denda masing-masing sebesar 2.000 franc Swiss (CHF) atau sekitar Rp36 juta.

Tak berhenti di situ, FIFA juga menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan kepada ketujuh pemain tersebut. Mereka tidak diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola, termasuk pertandingan resmi, latihan, hingga kegiatan promosi yang berkaitan dengan klub.

Sanksi berat ini menjadi peringatan bagi seluruh asosiasi sepak bola di dunia agar lebih berhati-hati dalam mengatur administrasi dan transfer pemain. FIFA menegaskan, setiap pelanggaran yang terkait dengan pemalsuan identitas, dokumen registrasi, maupun manipulasi kewarganegaraan akan ditindak dengan hukuman maksimal.

Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran administratif di dunia sepak bola Asia yang melibatkan federasi dan pemain asing. Dalam beberapa tahun terakhir, FIFA memang memperketat pengawasan terhadap proses registrasi pemain lintas negara, terutama setelah muncul berbagai modus penyalahgunaan data dalam transfer pemain profesional.

Meski tidak disebutkan secara rinci klub mana saja yang terlibat, sumber internal di Malaysia menyebutkan bahwa beberapa pemain yang disanksi pernah bermain di kompetisi Malaysia Super League musim 2024. Investigasi FIFA dilakukan setelah ditemukan kejanggalan dalam data dokumen pendaftaran pemain yang diduga menggunakan identitas palsu untuk memenuhi syarat kompetisi.

FIFA berharap keputusan ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak di dunia sepak bola.

“Kejujuran adalah dasar dari olahraga. Setiap bentuk manipulasi, baik administratif maupun kompetitif, akan merusak semangat fair play dan harus diberantas,” tulis FIFA dalam pernyataannya.

Dengan sanksi ini, FAM diwajibkan melakukan pembenahan sistem administrasi dan verifikasi data pemain secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. FIFA juga akan terus memantau pelaksanaan keputusan tersebut serta memastikan seluruh denda dan larangan telah dijalankan sesuai ketentuan.

Keputusan tegas ini sekaligus menjadi sinyal bahwa FIFA tidak akan segan memberikan hukuman berat kepada siapa pun yang mencoba menipu sistem sepak bola internasional termasuk federasi besar sekalipun.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.