SPPG Cimahi Salurkan 3.989 Porsi MBG per Hari, Bapanas Jamin Keamanan Pangan Segar Terjaga
Minggu, 05 Okt 2025, 17:08 WIBCIMAHI â Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA/Bapanas) memastikan keamanan pangan segar dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ditegaskan Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan NFA, Andriko Noto Susanto, saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Arara Visi Hijau (AVH), Pasirkaliki, Kota Cimahi, Kamis (2/10).
âKeamanan pangan adalah fondasi utama dalam program MBG. Makanan yang masuk ke anak-anak harus benar-benar aman, bergizi, dan berkualitas. Karena jika tidak aman, itu bukan pangan,â ujar Andriko.
Ia menekankan, seluruh proses mulai dari penerimaan bahan, pengolahan, pemorsian hingga distribusi harus sesuai standar. âArahan Bapak Presiden jelas, semua makanan yang dikonsumsi anak-anak kita harus berkontribusi untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Karena itu kami pesankan kepada kasatpel, ahli gizi, tenaga akuntan, dan pengelola dapur agar disiplin menjalankan standar pengolahan yang baik,â lanjutnya.
Sejak beroperasi Januari 2025, SPPG AVH Cimahi menyalurkan 3.989 porsi MBG setiap hari untuk 17 sekolah dan 15 posyandu. Didukung kasatpel, ahli gizi, akuntan, dan relawan, SPPG ini belum pernah mencatat kasus keracunan pangan. Fasilitasnya lengkap, mulai dari cold storage, ruang masak, area pemorsian, hingga sarana sanitasi.
Hasil uji cepat bersama Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) terhadap sayur dan daging ayam menunjukkan negatif residu pestisida, logam berat, maupun formalin. âAlhamdulillah hasilnya bagus, tidak ada cemaran berbahaya. Ini membuktikan bahwa pangan yang disajikan aman dan terjamin mutunya,â kata Andriko.
Meski begitu, Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP) memberi catatan perbaikan seperti peningkatan higiene personel, penataan cold storage, dan pemilihan pemasok bersertifikasi. âIni penting agar kualitas terus meningkat,â tambahnya.
Pengawasan Keamanan
Dalam kesempatan terpisah, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi menegaskan, pengawasan keamanan pangan segar adalah bagian dari visi besar memperluas akses pangan bergizi bagi masyarakat.Â
âProgram MBG ini harus kita kawal sungguh-sungguh. Badan Pangan Nasional mendukung program ini melalui pengawasan keamanan pangan segar sebelum diolah, karena ini menjadi satu rangkaian yang penting dalam memastikan pangan yang dikonsumsi oleh penerima itu benar-benar aman dan bergizi,â kata Arief.
Arief menambahkan, NFA memperkuat langkah preventif melalui mobil laboratorium dan rapid test kit di daerah. âDengan alat itu, dalam hitungan menit kita bisa tahu ada tidaknya residu berbahaya. Pemerintah daerah bisa aktif menjaga pangan tetap aman,â jelasnya.
SPPG AVH Cimahi pun menjadi contoh implementasi standar keamanan pangan dalam program MBG. Dengan pengawalan yang ketat, setiap porsi yang diberikan mampu meningkatkan kualitas anak-anak Indonesia dan mendorong terciptanya sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
- Makan Bergizi Gratis
- dapur sppg
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Marquez Raih Kemenangan ke-100, Sapu Bersih MotoGP Hungaria
-
Invasi Pasukan Korea Utara di Seoul, Rilis Call of Duty: Modern Warfare 4 Sulut Kontroversi?
-
Infinix HOT 70 Rilis di Indonesia pada 24 Mei 2026, Berapa Harganya?
-
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi dari Malaysia
-
Aksi Pemadaman Lampu di Jakarta Tekan Emisi Karbon hingga 60,14 Ton CO2e
-
Buntut Panjang Ketegangan Timur Tengah, Uni Eropa Beri Sanksi Baru untuk Iran
-
Menkeu Katakan Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.